Kamis, 14 Juli 2011

Kisah Simbok Bakul Gudeg*

seorang simbok bakul gudeg
theklak-thekluk terkantuk-kantuk
menanti pembeli di tepi pagi
berteman nyamuk yang bernyanyi
ngung…ngung…ngung…ngung

tiba-tiba
bayu yang nakal perangainya
menjelma pangeran penunggang kuda
dengan gagah turun dari pelana

dadanya tegap langkahnya mantap
menghampiri simbok itu
lalu berbisik sendu:

“tidurlah sayang
biar kujaga dukamu”

simbok pun lelap di pangkuannya
bermimpi jadi puteri jelita
diboyong pangeran ke istana

(Ainun Nahaar)


*Naskah of the week pekan ke-2 Juli 2011

1 komentar:

  1. bagus ukhti... terus berkarya smangaaaattt, btw hard nya masih produksi kan?

    BalasHapus