Jumat, 28 September 2012

Menggugah dan Mengubah sebagai Pendidik


Pendidikan tak lelah-lelahnya harus di evaluasi agar menciptakan generasi robbani. Berharap menjadi kafillah (pemimpin) masa depan bagi agama, bangsa, dan negara. Tak bisa dipungkiri, kehadiran seorang pendidik yang berkarakter menjadi penentu kualitas sebuah pendidikan.

Menjadi Pendidik yang menggugah dan mengubah itu perlu proses. Tentunya merupakan proses yang dibarengi semakin bertambahnya iman dan ilmu. Hari ini, Jumat, 28 September 2012SEKOLAH KEPENDIDIKAN hadir kembali di Rumah NAH!* Pukul 14.15-17.15 dengan tema “PP3: Enthusiasm”.  Bersama Mohammad Fauzil Adhim (praktisi pendidikan)dan Tim Pendidikan JAN!. Mari berbagi Sobat disini. Untuk info selebihnya bisa menghubungi 0878.3879.8308. Nah!

*Denah lokasi dilihat diblog bagian bawah blog

Kamis, 27 September 2012

Membangun Cita Bersama Rumah Sajada

Ada asa yang bersinar dari mungilnya bola-bola mata mereka. Ada harap yang menyeruak dari celotehan ringan khas anak-anak. Ada cita yang membuncah ketika langkah-langkah kecil mereka dengan cekatan dan tanpa beban melangkah menuju majelis penuh berkah, pondokan tempat mereka mengeja asma-Nya.

Di awali dari Rabu (26/9) pekan ini, tim JAN ikut membersamai adik-adik di Rumah Sajada belajar mengaji. Acara yang berlangsung setelah Ashar hingga menjelang maghrib ini berlangsung semarak. Di pondokan putra dan putri Rumah Sajada yang beralamat di Wirokraman, Gamping, Yogyakarta ini setiap sorenya diisi dengan kegiatan Taman Pendidikan Al-Quran dan pembinaan siswa. Selain pengasuh pondok, kegiatan pembelajaran turut dibantu oleh pengajar dari luar, seperti sejumlah mahasiswa.

Rumah Sajada merupakan lembaga yang bergerak di bidang pendidikan dan pengasuhan anak. Jumlah santri yang belajar di sana, baik yang menginap di pondok maupun yang tidak sekitar 63 orang. Salah satu tujuan dari kurikulum pendidikan yang telah disusun adalah menciptakan generasi yang mandiri dan mencintai diinul Islam. Harapannya, adik-adik Sajada menjadi pribadi yang semangat mempelajari dan mengajarkan al-Quran.

Tak mau ketinggalan untuk berlomba menebar benih kebaikan dan berinvestasi membentuk generasi Rabbani, tim JAN pun dibagi dalam beberapa kelompok pengajar. Semoga ini semua menjadi awalan yang baik untuk menggapai cinta-Nya. Keep Spirit! Terus Melejit!

Selasa, 25 September 2012

Tak Sekadar Belajar Menulis


Assalamu’alaykum sobat NAH! Jumat, 25 September 2012 lalu Sekolah Kepenulisan JAN kembali digelar di rumah NAH! Karangwaru Lor, Yogyakarta. Acara ini dimulai sekitar jam 14.00 hingga 17.00 WIB. Kegiatan Sekolah Kepenulisan yang rutin diadakan pada jumat ketiga setiap bulannya ini dikemas dalam forum diskusi sekaligus penyampaian materi dari pembicara.

Nah, kali ini tema kepenulisan yang diangkat adalah “Sungguh-Sungguh Saat Menulis”.  Harapannya, agar tulisan-tulisan kita tidak berhenti di tengah jalan atau minim “makna” akibat tidak ada kesungguhan dalam menuliskannya. Ada dua pembicara yang dihadirkan dalam Sekolah Kepenulisan minggu lalu. Sesi pertama dibersamai oleh Fatan Fantastik hingga waktu ashar menjelang. Sesi kedua, penyampaian materi dan diskusi dipandu oleh Yusuf Maulana.

Meski jumlah peserta tidak sebanyak biasanya, namun peserta tetap antusias mengikuti proses belajar hingga akhir pertemuan. Sejumlah pertanyaan tentang kendala-kendala menulis pun diajukan kepada pembicara. Nah, berikut sejumlah trik yang disampaikan oleh Yusuf Maulana dalam hal membangun kesungguhan kita dalam menulis. 
1.       Mulai dengan permasalahan yang paling menggelisahkan kita.
2.      Angkatlah permaslahan yang dekat dengan kita, baik dari segi referensi atau tema
3.    Luruskan niat kita. Tanyakan kembali pada diri kita, mengapa kita harus menuliskan tentang suatu hal. Semakin kuat alasannya (tentunya alasan yang baik-baik ya), cenderung semakin memicu semangat kita untuk berbagi dengan orang lain melalui tulisan.

Bagaimana sobat, tertarik untuk belajar lebih dalam tentang dunia tulis-menulis? Boleh banget lho kalau hendak bergabung di Sekolah Kepenulisan JAN. Insya Allah kegiatan tersebut akan diadakan kembali pada minggu ketiga bulan Oktober mendatang. Semoga tetap istiqomah belajar ya sobat. Semangat sampai akhirat!