Minggu, 28 April 2013

Sekolah “Islam” yang Tak Sekedar Label



Apa yang kita ajarkan pada murid saat pertama menginjakkan kaki di kelas ?” Tanya pemateri Sekolah Kependidikan, M Fatan Fantastik selaku direktur utama JAN Inc (26/4) di Rumah NAH sebagai pemantik sudahkah secara Islam kita mendidik murid-murid kita. 

Pandaikah murid-murid kita dalam bersyukur? Seperti halnya yang diajarkan oleh Guru yang dipuji Allah dalam Al-Quran. Atau kita sudah menasihati mereka dengan cara dan waktu yang tepat? Bahkan, sudahkah kita meluruskan niat anak didik kita bahwa belajar ini untuk siapa? Maka kan didapati bagaimana pendidikan dri Luqman kepada anak-anaknya.

Sekolah Islam itu bermasalah ketika ia tak merujuk pada Al-Quran dan As-Sunnah. Tentang apa yang diajarkan dan bagaimana dalam mengajarkannya. Sekolah bermasalah, sekedar berlabel Islam serta tak bangga dengan apa yang ada dalam kedua sumber utama Agama ini. Justru begitu lebih bangga dengan teori barat, apalagi sudah melabelkan International dalam penamaannya.



Kalau kita berbicara sekolah Islam, mari kita lihat Islamnya. Hanya ada dua sumber referensi : Al-Quran dan As-Sunnah. Kalau kedua hal itu kita pegang, maka Insyaallah Sekolah kita akan beres.” Kalimat penutup acara Sekolah Kependidikan pekan ke-4 ditiap bulannya. NAH !






*annafi`ahfirdaus 

1 komentar: