Selasa, 27 Mei 2014

Berkelana Ke Langit Dunia

 
 Ketika telah sampai di langit dunia, Jibril berkata kepada penjaga langit,”Bukalah”.
”Siapakah engkau?” Penjaga langit bertanya.
“Ini Jibril”.
”Apakah ada orang lain yang bersamamu?” Sang penjaga kembali bertanya.
”Ya. Aku bersama Muhammad SAW”, jawab Jibril.
“Apakah ia diutus kepada Allah?”
“Ya”.
Maka pintu pun dibuka. Rasulullah bersama Jibril lalu naik melewati langit dunia. Saat itulah mata Rasulullah tertumbuk pada sosok seorang laki-laki yang sedang duduk di sana. Di sebelah kanannya terdapat sekumpulan orang. Di kirinya juga ada sekumpulan orang. Anehnya, jika lelaki itu melihat ke kanan, ia tertawa. Jika menengok ke kiri, ia mencucurkan air mata.

Belum hilang keheranan Rasulullah, lelaki itu menyapanya,”Marhaban bin-nabiyyish shaalih wal ibnish shoolih. Selamat datang wahai Nabi yang shalih dan anak orang yang shalih”.  Rasulullah bertanya kepada Jibril, ”Siapakah orang ini?”  Jibril menerangkan,”Ini adalah Adam. Kumpulan orang yang ada di sebelah kanan dan kirinya adalah arwah anak keturunannya. Orang-orang yang berada di sebelah kanannya adalah para penduduk surga. Sedangkan yang berada di samping kirinya adalah para warga neraka. Jika melihat ke kanan, ia tertawa. Jika melihat ke kiri, ia mencucurkan air mata”.
Olala... Dimanakah posisi kita? Di sebelah kanan, alias (calon) penghuni surga? Atau di sebelah kiri alias cikal bakal kayu bakar neraka? Apakah engkau tahu jawabannya?

Fatan Fantastik

Percik Fantastik
(Naskah Buletin NAH edisi 4 )




Gambar : wallpapergos.blogspot.com
admin : af

Tidak ada komentar:

Posting Komentar