Kamis, 28 Januari 2016

Meminta Tambahan Ilmu


sumber : sarungpreneur.com


Oleh : Fatan Fantastik

[SINAU] 

Keutamaan Ilmu #1 

                Beliaulah manusia paling utama. Akhlaknya tiada cela. Tiap orang yang mengenalnya, baik dari kawan maupun lawan, memuji keutamannya. Beliau pula yang terpilih menjadi penutup para utusan. Dan, Allah Ta'ala tetap perintahkan padanya untuk terus menambah ilmu. Simaklah kalamNya di surat Thaahaa ayat 114, “… dan katakanlah (wahai Muhammad), 'Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu.'”

                Sang pakar tafsir, Ath-Thabari, dalam kitabnya menyatakan bahwa seakan Allah memerintahkan kepada sang utusan mulia: ”Katakanlah wahai Muhammad, 'Rabb-ku, tambahkanlah ilmu yang Kau ajarkan kepadaku.” Allah SWT memerintahkan beliau untuk banyak bertanya tentang berbagai faedah ilmu yang beliau tidak ketahui.

                Sedangkan Ibnu Katsir menyampaikan bahwa maksud ayat tersebut adalah baginda Nabi diperintahkan untuk meminta kepada Allah untuk terus menambahkan ilmu kepada dirinya. Sebagaimana Ibnu Uyainah menuturkan bahwa Nabi SAW selalu bertambah ilmunya hingga detik terakhir beliau dipanggil ke haribaan Allah SWT.

                Dalam buku “Tips Belajar Para Ulama” Dr. Anas Ahmad Karzun menyampaikan: Allah tidak pernah menyuruh Rasulullah SAW untuk meminta tambahan sesuatu, kecuali meminta tambahan ilmu. Yang dimaksud dengan ilmu disini adalah ilmu syar'i yang menghantarkan seorang hamba untuk mengenal Allah dan mengetahui perintah agama yang wajib bagi seorang mukallaf baik dalam hal ibadah maupun muamalah. Sebagaimana telah disampaikan oleh Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Baarii Syarh Shohiihil Bukhoorii.

                Dalam Al-Waafii, Musthofa Dib Al-Bugha, dkk menyampaikan bahwa penggalan ayat ini menganjurkan Nabi SAW untuk mencari tambahan ilmu, sekaligus menunjukkan betapa tingginya kedudukan ilmu.

                Sedangkan Abul Qa'qa' Muhammad bin Shalih Alu Abdillah dalam “102 Kiat Agar Semangat Belajar Agama Membara” menyampaikan bahwa Allah tidak pernah memerintahkan untuk berdoa meminta tambahan sesuatu kecuali ilmu syar'i. Karena keutamaan, kemuliaan, dan kedudukan ilmu itu di sisi Allah. Sungguh, beruntunglah dia yang Allah anugerahi ilmu. Sebagaimana Umar bin Khaththab ra berkata,

                "Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, 'Ketika aku tidur didatangkan kepadaku segelas susu, lalu aku minum (sebagiannya) sehingga aku melihat cairan (mengalir), keluar dari kuku-kukuku. Kemudian, kelebihannya aku berikan kepada Umar bin Khaththab.' Mereka berkata, 'Engkau takwilkan apakah, wahai Rasulullah?' Beliau bersabda,'Ilmu.'” (H.R. Bukhari). 

Sumber : Naskah Nah #35 [KOLOM : SINAU] 

 ___________
Buletin Nah I buletinnah.blogspot.com I FB : Sukses Dunia Akhirat I Twitter, Telegram : @buletinnah





Tidak ada komentar:

Posting Komentar