Selasa, 02 Februari 2016

Hanya Allah Pemilik Segala Daya


sumber : ropiahnurhapsania18.blogspot.com


Oleh : Eko Megawati

                Sobat Nah, setiap diri kita tentu pernah dihadapkan pada sebuah persoalan hidup. Entah itu persoalan keluarga, sekolah, persahabatan, ataupun masalah dengan tetangga dan organisasi kita. Atau, mungkin saat ini kita pun merasa sedang dirundung masalah?

                Lalu, jika jalan keluar seolah kian menyempit; langkah kaki tak tahu arah mana yang harus dituju; saudara, teman, ataupun keluarga serasa tidak lagi bisa membantu. Apa yang harus dilakukan agar hati tak ikut buntu?

                Yup. Jangan khawatir, sobat. Masih ada Allah tempat meminta. Masih ada Allah tempat mengadu. Selalu ada Allah untuk memasrahkan segalanya. Ingatlah kita pada sebuah hadits yang sepatutnya menjadi pemompa semangat kita untuk selalu mendekat pada-Nya.

                At-Tirmidzi meriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma. Suatu hari Ibnu Abbas dibonceng di belakang Nabi Muhammad SAW. Beliau bersabda kepada Ibnu Abbas, “Hai anak kecil, sesungguhnya aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat. Jagalah agama Allah, niscaya Allah akan menjagamu. Jagalah agama Allah, niscaya engkau menemukan Allah di hadapanmu. Apabila engkau meminta, mintalah kepada Allah. Apabila engkau memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah bahwa seluruh manusia apabila berkumpul untuk memberi manfaat, mereka tidak akan dapat melakukannya selain dengan sesuatu yang telah Allah takdirkan untukmu. Kalau seluruh manusia berkumpul untuk memberimu mudharat, mereka tidak akan dapat melakukanya selain dengan sesuatu yang telah Allah takdirkan atasmu. Pena telah diangkat dan tinta di buku catatan telah mengering.“

                Untuk itu sobat, hendaknya kita selalu mengingat Allah dikala sedih ataupun senang. Karena ketika kita ingat Allah di saat senang, maka Allah akan ingat kepada kita di saat kita susah. Yakinlah bahwa segala ujian dan permasalahan hidup datangnya dari Allah. Sedangkan segala sesuatu yang telah ditakdirkan Allah untuk menimpa kita, maka tak akan pernah luput dari kita. Begitu pun sebaliknya. Sedang, pertolongan Allah selalu datang bersama kesabaran. Ya, kuncinya adalah rasa sabar yang terus dipelihara agar tetap tegar mengakar di dalam hati kita. Lalu, jalan keluar selalu ada bersama kesusahan. Dan pada setiap kesulitan pasti ada kemudahan.

                Yakinlah bahwa Allah selalu mengawasi kita. Yakinlah bahwa Allah melihat setiap apa yang kita kerjakan, setiap khayal yang kita pikirkan, juga setiap desah dan harap yang hati kita rasakan.

                Laahaula walaa quwwata illa billah. Tidak ada daya dan kekuatan selain dari Allah, Pemilik Kehidupan dan Kematian.

Sumber : Naskah Buletin Nah #35 [ KOLOM : PELESAT SEMANGAT ]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar