Rabu, 10 Februari 2016

Jangan Remehkan Dakwah kepada Anak




Menyimak tulisan Ust. Mohammad Fauzil Adhim dalam bukunya yang berjudul “Positive Parenting” :

Mari kita renungi bersama:

Jangan remehkan dakwah kepada anak-anak! Jika telah terikat hatinya dengan Islam, mereka akan mudah bersungguh-sungguh menetapi agama ini setelah dewasa. Jika engkau gembleng mereka untuk siap menghadapi kesulitan, maka kelak mereka tak mudah ambruk hanya karena langkah mereka terhalang oleh kendala-kendala yang menghadang. Tetapi jika engkau salah membekali, mereka akan menjadi beban umat ini di masa yang akan datang. Cemerlangnya otak sama sekali tidak memberi keuntungan jika hati telah beku dan kesediaan untuk berpayah-payah telah runtuh.

Maka, ketika engkau mengurusi anak-anak di sekolah, ingatlah sejenak. Tugas utamamu bukan sekadar mengajari mereka berhitung. Bukan! Engkau sedang berdakwah. Sedang mempersiapkan generasi yang akan mengurusi umat ini 30 tahun mendatang. Dan ini pekerjaan sangat serius. Pekerjaan yang memerlukan kesungguhan berusaha, niat yang lurus, tekad yang kuat, serta kesediaan untuk belajar tanpa henti.

Karenanya, jangan pernah bermain-main dengan urusan ini. Apapun yang engkau lakukan terhadap mereka di kelas, ingatlah akibatnya bagi dakwah 30-40 tahun yang akan datang. Jika engkau ajari mereka untuk curang dalam mengerjakan soal, sesungguhnya urusannya bukan soal agar mereka lulus ujian. Bukan. Yang terjadi justru sebaliknya, masa depan umat sedang engkau pertaruhkan!!! Tidakkah engkau ingat bahwa induk segala dusta adalah ringannya lisan untuk berdusta dan tiadanya beban pada jiwa untuk melakukan kebohongan.

Maka, ketika mutu pendidikan anak-anak kita sangat menyedihkan, urusannya bukan sekedar masa depan sekolahmu. Bukan. Sekolah ambruk bukan berita paling menyedihkan, meskipun ini sama sekali tidak kita inginkan. Yang amat kita perlu kita khawatiri justru lemahnya generasi yang bertanggungjawab menegakkan din ini 30 tahun mendatang. Apa yang akan terjadi pada umat ini jika anak-anak kita tak memiliki kecakapan berfikir, kesungguhan berjuang, dan ketulusan dalam beramal?
--
Mengingatkan sore ini, bersama beliau; Ust. Mohammad Fauzil Adhim kita belajar bersama. Membekali diri untuk menyiapkan generasi di lesehan parenting Jam 15.55, Rumah Nah (Jalan Gotong Royong (Jalan Magelang, utara SMA 4 Yogyakarta) Karangwaru Lor No. 376) CP : 085729329304.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar