Senin, 14 Maret 2016

Menjadi Orangtua Digital di Saat Berharga untuk Anak Kita






            Mari kita simak kutipan tulisan dari buku yang berjudul “Saat Berharga untuk Anak Kita” karangan Ust. Mohammad Fauzil Adhim. Waktu kita sangat pendek saat bersama anak-anak kita ketika mereka masih kecil. Bukankah kita harus memanfaatkan sebaik-baiknya? Bukankah ini adalah kesempatan yang diberikan oleh Allah untuk mengisi ruang jiwa anak kita dengan sebaik-baik pendidikan? Atau malah kita sibuk dengan urusan lain sehingga melalaikan mereka? Apalagi di zaman era digital. Barang bernama “gadget” di era sekarang seakan sudah menjadi kebutuhan utama hingga terkadang lebih sibuk memberikan perhatian pada gadget dibanding yang lain.

Mengisi Ruang Jiwa Anak Kita

Waktu kita sangat pendek.

            Anak-anak itu tak selamanya kecil. Pada saatnya mereka akan tumbuh dewasa, mandiri, dan berkeluarga. Kalau mereka sudah menikah, tak ada lagi kesempatan bagi kita untuk meniupkan balon, bermain petak umpet, membacakan buku cerita, atau mewarnai bersama. Betapapun inginnya kita, tak ada lagi waktu yang pantas untuk membuatkan telor ceplok dengan bentuk-bentuk yang lucu. Kita sudah tak mungkin lagi menyuapi mereka seraya bercanda dan memuji gambar bikinannya yang lebih mirip lidi berserakan.

            Ya..., anak-anak tak selamanya kecil. Kalau Allah Ta`ala beri mereka umur panjang, sebelum habis kekuatan kita untuk berjalan tegak dan berbicara dengan suara lantang, anak-anak kita yang kemarin merengek meminta perhatian kita itu sekarang mungkin sudah sibuk memenuhi jadwal kegiatannya yang sangat padat. Anak-anak yang kemarin menahan tangisnya karena kita tak kunjung mendampingi mereka untuk menuturkan cerita, hari ini mungkin kita yang harus sudah belajar menahan diri karena sangat ingin mendengar cerita tentang mereka dari lisan mereka sendiri.

          Sungguh, kehidupan kita dan anak-anak kadang seperti pusaran nasib yang sedang dipergilirkan. Saat anak kita lahir, mereka sepenuhnya bergantung kepada kita. Mereka benar-benar sangat memerlukan kita, sentuhan tangan kita, serta kerelaan kita untuk menyapa mereka seraya menatap matanya yang jernih penuh cinta. Inilah saat yang berharga untuk anak kita. Tetapi justru inilah saat yang sering kita abaikan karena boleh jadi kita tidak merasa membutuhkan mereka.

            ---

            Inilah saat berharga bersama mereka. Saat-saat yang harusnya kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya membangun kedekatan bersama mereka. Saat-saat yang harus kita prioritaskan dibandingkan gadget-gadget yang kita gunakan.  Harusnya, kitalah yang harus mampu “memperbudak” gadget untuk kebaikan. Bukankah begitu?

            Maka dalam kesempatan yang semoga Allah berkehendak, mari berbincang bersama dalam Lesehan Parenting bersama Ust. Mohammad Fauzil Adhim di Rumah Nah (Jalan Gotongroyong, Karangwaru Lor, No. 376) Rabu, 16 Maret 2016 jam 15.55-17.25 (Gratis). Untuk informasi atau pendaftaran silakan hubungi 0857.2932.9304. Semoga ini adalah bagian ikhtiar kita untuk menjadi orangtua yang mampu mendidik mereka sebaik-baiknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar