Rabu, 27 April 2016

Sekolah Jum`at April Pekan Ke-2: Jangan Bosan!




Oleh: Amin Novianto

"Kok gitu-gitu aja ya? Lama-lama jadi bosan. Sudah berkali-kali aku ketemu yang kaya gini. Gak ada yang lain apa?"

Sobat, pernahkah mengungkapkan sesuatu yang mirip maknanya seperti kalimat pendek di atas? Kalau iya dalam hal apa? Jika tidak, waahh alhamdulillah. Jangan sampai terucap! Sebab inilah salah satu hal yang harus kita hindari. Hal yang menghambat kita melakukan yang terbaik. Inilah yang kita sama-sama ketahui; bosan.

Bosan; menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) berarti sudah tidak suka lagi karena sudah terlalu sering atau banyak. Nah bagaimana menghadapinya penting bagi kita untuk tahu. Kenapa? Agar kita bisa mencegah kemunculannya. Setuju?

Maka, pada kesempatan Sekolah Jum'at (08/04/2016) kali ini, para peserta diajak untuk belajar bersama tentang bagaimana menyikapi bosan dalam menulis. Pak Fatan selaku pemateri menyampaikan bahwa dari arti kata bosan, dapat diketahui dua penyebab kemunculannya. Apa penyebabnya? Yaitu merasa sudah terlalu sering atau terlalu banyak.

Pak Fatan menyampaikan terkait bosan ini, bahwa Ibnu Mas'ud pernah menolak untuk mengajarkan ilmu setiap hari. Mengapa demikian? Ya karena beliau mengenal orang-orang yang akan diajari itu, jika terlalu sering akan mengalami kebosanan. Hal yang serupa juga pernah dilakukan oleh Rasulullah. Beliau juga menolak untuk mengajari beberapa orang setiap hari, karena dikhawatirkan akan bosan. Nah lalu bagaimana usaha kita untuk menghadapi rasa bosan? InsyaAllah bersambung di tulisan selanjutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar