Jumat, 10 Juni 2016

Jangan Biarkan Puasamu Sia-sia!




Oleh: Annafi`ah Firdaus 
 
Ada banyak orang berpuasa tapi puasanya sia-sia. Betapa banyak orang yang berpuasa, tapi tak bernilai di mata-Nya. Sungguh kasihan. Siapakah mereka? Siapakah mereka yang dimaksud Rasulullah ShallaLlaahu `alaihi wa Sallam dalam tuturnya yang mulia, “Betapa banyak orang yang berpuasa namun tidak mendapatkan bagian apapun dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga?” 

Sejelek-jelek puasa adalah yang hanya menahan lapar dan dahaga saja, sedangkan maksiat pun tetap jalan. Ketika berpuasa, ia tak menjaga anggota tubuhnya, terutama mata. Pandangan mata kepada hal yang haram telah menguasai dirinya. Padahal menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dalam bukunya “Taman Orang-orang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu” pandangan mata yang haram atau zina mata adalah dasar dari terjadinya zina-zina lainnya, mulai dari zina tangan, kaki, hati, dan kemaluan. 

Orang yang berpuasa hendaklah menahan pandangan dari apa yang diharamkan Allah serta menjaga lisannya dari ghibah (menggunjing), namimah (mengadu domba), dan perkataan dusta. Sebagaimana seseorang juga harus menjaga telinganya dari apa-apa yang diharamkan Allah, menjaga hidungnya dari apa-apa yang diharamkan Allah, menjaga tangannya dari menggapai sesuatu yang buruk, dan menjaga kakinya dari melangkahkan kaki ke tempat-tempat yang tidak baik. Bagaimana dengan menjaga kemaluannya? Hendaknya ia sibukkan pikirannya dengan tadabbur Al-Qur`an, menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh, dan selalu menghadirkan rasa dekat kepada Allah setiap saat. 

Puasa adalah perisai. Puasa bukanlah sekadar tentang menahan lapar dan dahaga saja. Namun puasa hendaknya menahan diri dari hal-hal yang diharamkan dan sia-sia. Puasa kita memiliki satu tujuan yakni takwa. 

Kita semua pasti berharap agar puasa kita dinilai oleh-Nya dengan sebaik-baik penilaian. Kita semua juga berharap merasakan lezat yang sempurna berupa dua kegembiraan. Apa itu? Pertama, saat berbuka. Ia bergembira dengan berbukanya. Dan yang kedua saat bertemu Tuhannya kelak di hari Akhir kelak. Balasan berpuasa menggiurkan bukan? Tentu. 

Jadi, pastikan puasamu tidak sia-sia! Jangan sampai hanya mendapat lapar dan dahaga saja. Lebih dari itu, dengan puasa jadikanlah diri menjadi orang yang semakin dekat dengan Allah dan diampuni segala dosa. Sungguh, pintu surga khusus bagi mereka yang berpuasa karena-Nya yaitu Ar-Royan dan segala kenikmatan di dalamnya telah menanti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar