Selasa, 19 Juli 2016

Pesan Untukmu Yang Sekolah: Pelajari Adabnya!



Oleh: Annafi`ah Firdaus


“Ibu, bolehkah aku pergi menuntut ilmu?”

“Kemarilah...pakai pakaian santri dulu,” kata ibu dari seorang `ulama kelahiran 93 H dari Madinah Al-Munawwarah ini. Dialah `Aliyah. Ibunda dari seorang `ulama yang menjadi guru besar Imam Syafi`i. Imam Malik namanya.

Ibu `Aliyah telah membelikan Imam Malik sejumlah pakaian gamis baru, putih warnanya. Tak lupa pula surban untuk dipakaikan di kepala sang putra. Yang selanjutnya disisipkanlah sejumlah dirham di dalam saku putranya.

Mari kita dengarkan nasihat sang ibu kepada putranya. Kisah yang telah diabadikan Sufyan bin Fuad Baswedan dalam bukunya yang berjudul “Ibunda Para `Ulama.”

“Sekarang pergilah ke majelisnya Rabi`ah, dan pelajari bagaimana adabnya sebelum kau mengambil ilmunya.”

Perhatikanlah. Sang ibunda Imam Malik menasehati putranya agar mempelajari adab dan akhlaknya sebelum mengambil ilmu dari sang guru. Mulai dari bagaimana sang guru belajar, mengajarkan ilmu, sikap tawadhu` guru serta bagaimana tingkah laku dan wibawanya.

Masih dalam kitab yang sama. Pesan untuk memberi perhatian kepada adab sebelum ilmu juga dilakukan Asy-Syaibani. `Ulama asal Mauritania. Ia membawa sang putra yakni Syaikh Muhammad Said ke Al-`Allamah Hamid bin Muhammad bin Mihnazh Babah.

Asy-Syabani berpesan kepada sang guru, “Aku tak ingin engkau wahai guru mengajari anak ini suatu ilmu pun. Aku hanya ingin dia mempelajari tingkah laku dan adabmu. Maka biarkan dia menyertaimu tiap kali engkau berdiri, duduk, dan tidur.”

Dr. Tariq Suwaidan dalam bukunya “Biografi Imam Malik” menuliskan bahwa sudah selayaknya perempuan muslimah (termasuk bapak) memahami tugasnya dengan benar. Ungkapan “Pelajarilah adab dan akhlaknya” membuktikan bahwa belajar kedua hal tersebut sangat penting. Sebab, jika perilaku seorang alim itu kasar dan tak terpuji, maka ilmunya tak berguna. Dan kemungkinan orang-orang akan menjauhi dirinya.

Jadi, untuk diri kita, anak-anak kita, anak-anak tetangga kita, anak didik kita, sampaikanlah pesan ini. “Ayo pelajari adab sebagai seorang penuntut ilmu, sebelum mempelajari ilmu itu sendiri.” Agar kita menjadi semakin beradab pada Yang Maha Mencipta dan sesama.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar