Kamis, 15 September 2016

Anak Nakal Jadi Ulama #2

Oleh: Ridwan Hidayat 

Orang buta yang sedang meminta-minta di sebuah pasar di Padang Panjang mengetuk hati Malik. Ia mencoba membantu baik dengan membimbing jalan atau ikut mencarikan uang sedekah. Ketika si buta mau memberinya bagian, Malik tak mau menerima. Ia senang sekali seharian bisa membantunya.

Senakal-nakalnya Malik, ia juga bisa berbuat baik. Hingga suatu saat, ia kepergok sang ibu. Rasa malu si ibu memaksa Malik agar pulang. “Perbuatannya itu, memberi malu ayahnya,” ucap ibunya. Malik heran, padahal ayahnya sendiri dalam setiap pengajian disuruh membantu fakir miskin. Berat benar perasaan Malik meninggalkan si buta. 

Pernah juga ketika terjadi pembagian beras saat masa sulit bahan pokok, ia melihat perempuan yang lemah tidak kuat berdesak-desakan. Didekatinya perempuan itu, dan diminta surat pengambilan beras agar Malik saja yang mengambilkan. Belum selesai mendapatkan beras, ia ketahuan murid Ayahnya. Malik disuruh pulang. Tetapi ia tak mau sebelum selesai membantu perempuan ini. Sampai di rumah, ia kena marah. Perbuatannya dikatakan memberi malu ayahnya.

Orang buta yang sedang meminta-minta di sebuah pasar di Padang Panjang mengetuk hati Malik. Ia mencoba membantu baik dengan membimbing jalan atau ikut mencarikan uang sedekah. Ketika si buta mau memberinya bagian, Malik tak mau menerima. Ia senang sekali seharian bisa membantunya.

Senakal-nakalnya Malik, ia juga bisa berbuat baik. Hingga suatu saat, ia kepergok sang ibu. Rasa malu si ibu memaksa Malik agar pulang. “Perbuatannya itu, memberi malu ayahnya,” ucap ibunya. Malik heran, padahal ayahnya sendiri dalam setiap pengajian disuruh membantu fakir miskin. Berat benar perasaan Malik meninggalkan si buta.

Pernah juga ketika terjadi pembagian beras saat masa sulit bahan pokok, ia melihat perempuan yang lemah tidak kuat berdesak-desakan. Didekatinya perempuan itu, dan diminta surat pengambilan beras agar Malik saja yang mengambilkan. Belum selesai mendapatkan beras, ia ketahuan murid Ayahnya. Malik disuruh pulang. Tetapi ia tak mau sebelum selesai membantu perempuan ini. Sampai di rumah, ia kena marah. Perbuatannya dikatakan memberi malu ayahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar