Rabu, 21 September 2016

Bikin Jam Wajib Baca



Oleh: Annafi`ah Firdaus

“Jika engkau ingin mengenal seseorang, kenalilah dari buku-buku di perpustakaannya.”
-Hasan Al-Banna-

Termasuk faktor yang dapat membangkitkan mentalitas tinggi serta menggerakkan tekad seseorang adalah menelaah perjalanan hidup dan membaca tulisan berkualitas. Di antaranya; biografi orang-orang besar, orang-orang yang mengupayakan perbaikan, dan yang paling utama ialah Al-Qur`an. 

Karena ketika seseorang membaca Al-Qur`an, biografi ataupun peristiwa besar di masa lalu, ia akan tergerak jiwanya. Menjadikan kemuliaan yang mereka baca sebagai tujuan. Ia akan termotivasi untuk mengerjakan amal yang mulia itu. 

Ya. Bacaan seseorang mempengaruhi kualitas seseorang. Apabila bacaannya berkualitas, ia pun berkualitas. 

Seseorang yang “berkualitas”, akan senantiasa menjadikan membaca sebagai kebutuhannya. Ia akan menjadikan buku sebagai satu di antara harta terbaik yang dimilikinya. Sehingga, kita akan bisa melihat atau mengenali seseorang itu, salah satunya lewat buku-buku yang di perpustakaannya pribadi. 

Lalu bagaimana denganmu? Sudah punya perpustakaan pribadi berisi buku-buku berkualitas tinggi? Kalau sudah, janganlah pula buku-buku itu terpajang saja. Tidak dibaca sama sekali. Sekadar hiasan kamar atau ruang tamu. Namun, harus dibaca. Mungkin pada jam-jam tertentu yang kamu jadikan “jam baca”, atau jam-jam lain yang luang sehingga tidak terbuang sia-sia. 

Tentang jam wajib baca, bisa memilihnya sesuai kesenangan dan kenyamanan kita. Seperti, sesudah shalat shubuh atau shalat maghrib sebagai jam wajib baca. Saat itu, TV dimatikan, HP dimatikan, dan aktivitas-aktivitas lain diatur sehingga tidak mengganggu jam wajib baca. Dan saat itulah, saat-saat kita bisa bermesra dengan banyak tulisan. Terutama membaca dan mentadabburi Al-Qur`an. 

Oh ya, ada tulisan menarik dari bukunya Mohammad Fauzil Adhim yang berjudul “Membuat Anak Gila Membaca” tentang TV. “Makhluk” yang menyedot perhatian bahkan menjadikannya kesibukan untuk menontonnya. Mari kita simak baik-baik. 

Dituliskan beliau bahwa dilansir dalam AAP News, majalah resmi American Academy of Pediatrics, ditemukan, “Higher levels of television viewing correlate with lowered academic performance, especially reading score.” Sederhananya, kuatnya anak menonton TV erat hubungannya dengan merosotnya prestasi akademik anak, khususnya nilai membaca. 

Berapa jam berencana membaca hari ini? Rencana jam berapa saja? Bacaan apa yang akan dibaca?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar