Kamis, 20 Oktober 2016

Kesabaran Nabi Ayyub




Oleh: Ja`far Sidiq

Sudahkah sampai kepada kalian, kisah pemimpinnya orang bersabar? Dia adalah seorang nabi, yang dijauhi karena penyakitnya. Ya, dialah Nabi Ayyub.  

Nabi Ayyub adalah nabi yang  diuji kesabarannya oleh Allah Ta'ala. Ujiannya tidak hanya satu, tetapi sangat banyak. Ujian itu berupa semua ternaknya mati, ladangnya hangus dan musnah, serta anak-anaknya meninggal dunia. Tidak hanya itu, Nabi Ayyub juga diuji Allah Ta'ala dengan sakit di seluruh tubuhnya. Hanya tinggal lidah dan hatinya yang masih sehat.

Dengan penyakit itu, Nabi Ayyub menjauh dari masyarakat. Beliau harus tinggal di daerah pinggiran. Semua orang tidak mau dekat dengannya, kecuali istrinya. Istri Nabi Ayyub sangat setia mengurusnya.  Bahkan untuk memenuhi keperluan Nabi Ayyub, istrinya harus bekerja. 

Penderitaan itu dialami Nabi Ayyub selama bertahun-tahun. Hingga 18 tahun.
Akan tetapi, Nabi Ayyub selalu bersabar atas ujian yang menimpanya. Beliau tidak pernah mengeluh, marah, dan mencela. Bahkan, meskipun yang sehat tinggal lidah dan hatinya, Nabi Ayyub selalu taat kepada Allah Ta'ala. Beliau juga selalu berdzikir dan bersyukur kepada  Allah Ta'ala. 

 Allah Ta'ala menghendaki ujian Nabi Ayyub berakhir. Maka Allah berikan petunjuk kepada Nabi Ayyub untuk berdoa kepadaNya: 

“Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” (QS. Al-Anbiya`: 83). 

Bukankah Allah itu sebaik-baik pengabul doa? Maka, Allah Ta`ala kabulkan doa Nabi Ayyub.  Allah Ta'ala sembuhkan penyakitnya dan kembalikan semua hartanya. Bahkan Allah jadikan dua kali lipat dari sebelumnya.

Nah, bagaimana sobat? Kesabaran yang beliau miliki patut untuk kita teladani.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar