Rabu, 23 November 2016

Mampu Membantah dengan Dusta



Oleh: Muhammad Fatan A. Ulum 

Saat langit digulung. Saat bintang-bintang berjatuhan. Saat gunung-gunung meletus dan berhamburan. Saat lautan menggelegak laksana dibakar di kompor raksasa! Itulah kejadian-kejadian setelah tiupan pertama. Kejadian-kejadian yang menggoncang dan menyesakkan dada...!

Lalu sangkakala ditiup untuk kedua kalinya...
Setelah itu, Allah membangkitkan makhluk-makhluk dari kubur mereka. Saat itu orang-orang musyrik bersumpah bahwa mereka tidak tinggal di bumi kecuali dalam waktu yang pendek. Sebentar doang, pekik mereka ketakutan. Mereka berdusta dalam sumpah mereka di hari itu,  sebagaimana mereka juga telah berdusta di dunia; dan mereka mengingkari kebenaran yang saat di dunia dibawa para Rasul kepada mereka.

Orang-orang musyrik itu emang “error” dan “aneh”. Mereka mau menghirup gratis oksigen dari Allah, tapi melanggar perintah Allah untuk tidak menyekutukanNya. Mereka pingin terus hidup nyaman dan aman di bumi ciptaanNya, tapi nggak mau memakmurkan bumi ini dengan cara yang diridlaiNya. Piye jal?

Sebaliknya, orang-orang yang berilmu dan beriman kepada Allah, mereka tahu yang benar (haq) dan mengutamakannya karena keimanan mereka. Oleh karena mereka tahu yang haq dan mengutamakannya, maka ucapan mereka pun sesuai dengan kenyataan dan sejalan dengan keadaan mereka. Karenanya, mereka berkata yang benar.

 “Dan berkata orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan dan keimanan (kepada orang-orang yang kafir), 'Sesungguhnya kamu telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah, sampai hari berbangkit; maka inilah hari berbangkit itu akan tetapi kamu selalu tidak meyakini(nya).” (Q.S. Ar-Ruum/30: 56).

Mereka yang berilmu dan beriman ini berasal dari kalangan malaikat-malaikat, para nabi dan orang-orang yang beriman. Mereka diberi kemampuan untuk membantah dusta para penentang Allah. Dengan ilmu dari Allah Al-'Aliim, mereka bisa membongkar kedustaan busuk kaum kafir musyrikin. 

Karena yang salah pasti kalah, yang benar pasti menang, insyaa-allah..!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar