Rabu, 16 November 2016

Segera Pilih Jalanmu



Oleh: A. Yusuf Wicaksono

Sudahkah datang kepada kalian sebuah kabar besar? Kabar yang pasti terjadi, namun banyak didustakan.

Sungguh hari itu sangat dekat dan pasti datang. Hari itu, matahari digulung, bintang-bintang berjatuhan, dan gunung-gunung dihancurkan. Bahkan, harta yang paling berharga bagi manusia pun akan ditinggalkan.

Hari itu, binatang-binatang liar dikumpulkan untuk dilakukan qisas (pembalasan). Hal itu untuk menunjukkan kepada manusia akan keadilan Allah. Binatang saja diqisas (pembalasan), apalagi manusia. Pada hari itu juga, laut dipanaskan, dan langit dilenyapkan. Semua itu janji yang pasti terjadi dari Allah.

Pada hari itu manusia dibangkitkan. Manusia yang awalnya sudah hancur bercampur tanah, hanya dengan sekali tiupan saja mereka bangkit semua. Ruh-ruh akan kembali pada jasadnya masing-masing. 

Mereka dibangkitkan secara berkelompok-kelompok. Mereka yang beriman akan bersama kawan yang beriman. Wajahnya berseri-seri, karena Allah janjikan surga. Mereka yang kafir, munafik, dan ahli maksiat, akan bersama kawan  yang serupa. Wajahnya tertunduk dan tertutup debu. Allah pun akan mencampakkan mereka ke dalam Neraka Jahannam.

Tenang dulu kawan, sebenarnya semua tinggal memilih jalan saja. Untuk mendapat kenikmatan di akhirat, ada jalannya. Begitu pun keburukan di akhirat, juga ada jalannya. Nah tinggal  Sobat, pilih jalan mana ni? Saya sendiri dengan memohon pertolongan Allah, memilih jalan menuju kenikmatan akhirat. Meskipun jalan ini tidak mudah, ada kalanya berat, ada kalanya ringan. Bahkan membutuhkan pengorbanan dan perjuangan.

Akan tetapi, jika manusia sudah mengimani datangnya hari Akhir, ia akan paham tentang nikmat dan siksanya kelak. Berat atau ringan jalan itu, pasti akan dilalui. Karena tujuan mereka jelas, kenikmatan yang kekal abadi.

Lalu apakah Sobat di antara yang mengimani hari itu? Biar termasuk yang mengimani, ayo simak dulu dampak beriman pada hari Akhir berikut ini:

1. Menjadikan seseorang semangat dalam menuntut ilmu
Ilmu ibarat sebuah lentera, yang dapat menjadi penerang. Dengan ilmu, Sobat akan tahu mana yang benar dan mana yang salah. Mana yang berujung nikmat, mana yang berujung sengsara. Mana yang dicintai Allah, mana yang dibenci Allah.
Maka jika Sobat yakin datangnya hari Akhir, tidak ada lagi kata malas belajar. Tidak ada lagi yang namanya belajar ketika ada PR saja. Karena dengan ilmu, Sobat tahu jalan yang benar untuk ke surga. Sehingga bersemangat mencarinya.

2. Menjadikan seseorang semangat dalam beribadah
Untuk mendapat nikmat akhirat dan jauh dari siksanya, tentu saja tidak boleh asal dalam beribadah kawan. Orang yang yakin akan hari Akhir, sangat “jadul” jika masih bolong-bolong shalat 5 waktunya, jarang membaca Al-Qur'an, jarang infak, dan sering melawan orang tua maupun gurunya. Karena jika masih demikian, itu mah perbuatan yang disukai setan. Setan pengen kita sengsara di akhirat. Kamu mau? Hiii...

3. Tidak tertipu dengan kasmaran
Dampak berikutnya adalah tidak akan tertipu oleh kasmaran. Rasa cinta itu wajar kok, tenang saja. Karena cinta itu pemberian Allah Ta'ala. Akan tetapi menjadi tidak wajar jika dilampiaskan dengan perbuatan yang tercela. Apa itu? Itu lho pacaran,  perbuatan yang mendekati zina.

Tapi sayangnya, masih saja di antara muda-mudi sekarang hobi dengan namanya pacaran. Kalau mereka tahu dan meyakini pedihnya siksa neraka, pacaran akan secepat kilat ditinggalkan. Apa perlu saya sampaikan siksanya? Ya, satu di antara siksa neraka yang paling ringan adalah menginjak bara api. Lalu panasnya sampai mendidihkan otak. Agar punya gambaran, perhatikan air yang lagi mendidih di panci. Ibaratkan itu adalah otak Sobat yang sedang mendidih. Eh ingat, itu baru yang paling ringan.

Bagi mereka yang beriman akan hari Akhir, pasti tidak pacaran. Karena mereka takut akan balasan dari Allah Ta'ala. Lebih baik memilih untuk memperbanyak ibadah kepada Allah, serta menyibukkan diri dengan mencari ilmu.

Lalu bagaimana yang sudah terlanjur? Pilihannya dua, pertama nikah. Kalau tidak mampu, pakai cara kedua, putusin aja.


Nah, bagaimana? Masihkah ada keraguan untuk mengimani hari Akhir? Tentukan pilihanmu sekarang! Pilihan untuk masa depan!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar