Selasa, 17 Januari 2017

CITA-CITA JAUH KE DEPAN


Oleh: Annafi`ah Firdaus 

Kami menyebutnya Madrasah Sore Sajada. Tempat mencari ilmu. Tempat yang dengannya, berharap malaikat datang untuk mengepakkan sayap. Mengepakkan sayap? Tentu! Itulah keutamaan dari para pencari ilmu. Profesi yang mulia kan? Bagaimana nggak mulia, makhluk “sekelas” malaikat yang apabila disuruh sujud kepada Allah seribu tahun yang tidak pakai acara mengeluh saja “merendah” pada pencari ilmu. Ditambah, seluruh penghuni laut pun ikut mendoakan para pencari ilmu agar mendapatkan kebaikan dari setiap ilmu yang diperoleh. 

Dan di sore itu (9/1), kegiatan yang dilakukan cukup spesial. Melihat ciptaanNya untuk semakin mengenal Sang Pencipta dengan jalan-jalan sekitar madrasah. Kemudian, terdengarlah sebuah percakapan yang tampak serius terdengar dari seorang murid dan sang guru. 

 “Ustadzah, tadi malam aku tidak bisa tidur. Susah sekali tidur.”
Lha, emang kenapa?”
“Tadi malam aku merenung Ust. Memikirkan, gimana ya besok kalau hari Kiamat datang? Aku takut tidak bisa ketemu dengan adikku lagi. Aku takut berpisah dengan adik.”
“Jadi, cita-cita tertinggi kamu, kelak bisa masuk surga bareng adik gitu?”
“Iya Ust.”
“Bagus itu. Nah, kenapa gelisah? Kan kamu sudah tahu apa syarat bisa masuk surga. Apa? Masih ingat?”
“Iman Ust?”
“Iya. Iman. Kalau kamu dan adikmu, bahkan bapak ibu, kakek nenek, beriman kepada Allah dan hari Kiamat suatu saat kelak bisa kumpul bareng di surga. Asyik kan?”
Agak diam dan menunduk kemudian tersenyum, ia menjawab, “Iya Ustadzah.” 

Percakapan yang “asyik” ya? Membicarakan cita-cita memang asyik. Apalagi cita-cita yang menyangkut masa depan sesungguhnya. Masa depan untuk tinggal bareng dengan keluarga di surga. Duduk-duduk bersama dan saling membicarakan apa saja yang dulu dilakukan di dunia. 

Maka, kita sesungguhnya bisa belajar dari seorang murid madrasah tadi. Apakah itu? Jikalau punya cita-cita, haruslah berujung surga. Guru yang masuk surga, penjaga toko masuk surga, penulis masuk surga, pedagang masuk surga dan mau jadi apapun itu haruslah masuk surga. Sudah S3 kan? Siap berjuang sampai surga maksudnya! 

*Naskah yang lolos KUSEN JAN Per 13 Januari 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar