Selasa, 17 Januari 2017

Lima Jalan Pembelajar




Oleh: Amin Novianto

Bertanya. Bagi seorang yang tak tahu apa-apa menjadi sebuah kebutuhan. Misalnya seorang yang ingin menuju ke sebuah tempat yang belum ia ketahui jalannya. Ia jelas membutuhkan petunjuk. Bertanya adalah cara yang bisa dilakukan untuk mendapat petunjuk. 

Lalu kepada siapa kita bertanya? Mudahnya kita sebut sosok ahli ilmu. Mau bertanya tentang cara memasak yang benar? Bertanyalah pada koki ahli, bukan pada teknisi mesin. Betul?

Terucaplah sebuah pinta bagi siapapun yang haus akan ilmu "Yaa Tuhanku tambahkanlah ilmu". Doa ini begitu singkat. Doa ini begitu mudah dihafal dan dilafal. Doa ini pula, adalah permohonan seorang manusia terbaik sepanjang masa; Muhammad SAW namanya.
Berkaitan dengan doa tersebut, Pak Denis berbagi tentang beberapa hal yang dapat dipelajari di dalamnya. Pak Denis berbagi dari catatanya saat mengikuti kajian Tafsir Ayat Pendidikan, di Rumah Nah pada tahun 2013. Bahwa doa "Yaa Tuhanku tambahkanlah ilmu." Dalam Tafsir As-Sa'di ada 5 jalan menuju ilmu yang banyak, antara lain:

1. Bersungguh-sungguh
2. Rindu dengan ilmu. Hal ini lebih pada sikap hati. Ada keinginan untuk senantiasa dekat dengan ilmu.
3. Memohon kepada Allah. Sesungguhnya Dia yang berhak menentukan ilmu itu bisa dimengerti, dipahami oleh seseorang atau tidak. Oleh karena itu memohonlah kepada-Nya.
4. Minta tolong kepada siapa saja atau melalui apa saja agar bisa terbantu dalam mendapatkan ilmu. Di sini ada peran orang atau sarana untuk mendapatkan ilmu.
5. Merasa kekurangan ilmu. 

Nah, kelima hal itu yang dibagikan oleh Pak Denis dalam forum "Lesehan Jum'at JAN" hari Jum'at, 6 Januari 2017. Sobat ingin belajar bersama dengan kami? Hadir dan ajak temanmu di Rumah Nah, setiap hari Jum'at; jam 16.00-17.25. Jangan lewatkan acara ini! Lesehan Jum'at JAN.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar