Kamis, 16 Februari 2017

Ikuti Aku


Oleh: A. Yusuf Wicaksono

Fisik yang kuat pasti didambakan oleh semua orang. Lebih lagi, ketika fisik kuat diimbangi dengan ilmu yang mendalam. Apalagi jika didasari dengan iman yang kokoh tidak tergoyahkan.

            Banyak cara untuk menjadikan seseorang, khususnya anak-anak untuk memiliki fisik yang kuat. Menjadikan mereka tidak rapuh di saat usianya  menginjak dewasa. Perlu sebuah persiapan yang   berulang. Bukan sekadar kegiatan musiman atau bahkan disepelekan yang menjadikan pembentukan fisik ditinggalkan.

            Akan tetapi perlu dicermati juga untuk para pendidik dan para orang tua. Apa-apa yang kalian ajarkan, pastikan itu bermanfaat bagi mereka. Lebih utama lagi jika apa yang kalian ajarkan sesuatu yang sudah ada contohnya. Sebuah contoh jika diikuti akan timbul banyak kebaikan pada segi proses maupun hasil.

            Bicara masalah contoh. Ada teladan terbaik yang bisa dijadikan referensi utama. Dia adalah seorang lelaki utusan Allah yang tidak ada keraguan atas dirinya. Muhammad Shallallu ‘alaihi wa Sallam, teladan yang mendapat penjagaan langsung dari Allah Ta’ala. Apa penjagaannya? Banyak. Satu di antara contohnya saat beliau berjanji kepada orang Quraisy untuk memberikan jawaban atas tiga pertanyaan mereka. Mereka bertanya tentang pemuda-pemuda yang hidupnya di masa lampau yang kisahnya menakjubkan, lalu seorang lelaki yang telah menjelajahi bumi dari barat hingga ke timur, dan terakhir tentang roh. Lalu Rasulullah mengatakan, “Aku akan beri kalian jawabannya besok.” Rasulullah melupakan satu hal, beliau lupa mengatakan In Sya Allah.

            Dari kejadian itu Allah berikan teguran kepada Rasulullah. Allah tunda pengutusan Jibril untuk menyampaikan jawaban atas pertanyaan Quraisy. Jibril baru diutus saat janji itu  sudah mencapai lima belas hari. Dan di situlah Allah mengingatkan Rasul-Nya. Allah sendiri yang menegur beliau. Sehingga beliau tetap terjaga dari kesalahan.

            Ketika kita sudah meyakini kebenaran Rasulullah, pastilah apa-apa yang datangnya dari beliau itu utama. Lebih utama jika kita ikuti. Termasuk dalam urusan pembentukan fisik anak didik kita. Rasulullah pun pernah berbicara masalah ini. Beliau berikan banyak solusi agar anak-anak kaum muslimin menjadi tentara-tentara Allah yang tangguh. Kuat imannya, ilmu,  serta fisiknya.

            Bapak ibu pendidik lihatlah Rasulullah di sana. Beliau tengah membariskan Abdullah, Ubaidillah dan anak-anak yang lain dari cucu-cucu Abbas radhiyallahu anhum. Saat semua sudah siap beliau katakan, “Siapa yang bisa sampai kepadaku terlebih dahulu, maka dia akan mendapat hadiah demikian dan demikian!”

            Mendengar kalimat Rasulullah, anak-anak yang sudah berbaris itu langsung memenuhi tantangan beliau. Mereka mulai berlari, beradu cepat ke arah beliau. Coba lihatlah sekali lagi, ada yang memeluk punggung Rasulullah, ada pula yang memeluk dada beliau. Rasul pun langsung menciumi mereka, bukan hanya yang menang, tapi semua mendapat ciuman dari beliau.

            Bagaimana bapak ibu pendidik? Beliau teladan utama, pendidik yang mengajarkan kepada kita satu di antara cara untuk menjadikan anak-anak kuat  fisiknya, yaitu dengan mengadakan perlombaan untuk mereka. Mereka ditantang  untuk menang dan memberikan  hadiah bagi para pemenang. Selain tubuh mereka akan sehat, kasih sayang yang tulus dari beliau juga mereka dapatkan. Jika apa yang Rasulullah ajarkan itu dilakukan, maka akan bertambahlah cinta anak kepada pendidiknya.

----- 

*Naskah lolos Kusen per 10 Februari 2017 

           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar