Selasa, 28 Maret 2017

TIDURMU, KESUKSESANMU!

Oleh: Annafi`ah Firdaus 

Kalau  pingin tahu pola hidup seseorang, lihat saja dari kebiasaan tidurnya. Kalau kita pingin punya hidup tidak berantakan, mulailah dari mengatur jam tidur. Kenapa? Karena, tidur yang benar dan jumlah jamnya tepat, sangatlah berpengaruh pada produktivitas seseorang.

Ada orang yang bisa jadi sangat susah tidur di malam hari (insomnia) hingga akhirnya di waktu pagi tertidur pulas. Waktu paginya pun terlewat begitu saja. Padahal pagi adalah permulaan dan keberkahan. Apalagi jika mampu bangun di waktu sepertiga malam. Ia berdiri menghadap Allah dan menguatkan tekad agar semakin hari semakin baik.

Dan sesungguhnya semakin kita memahami Islam yang rahmatan lil`alamin, Islam yang menganjurkan tidak begadang, ada begitu banyak hikmahnya. Islam meminta setiap hambaNya untuk memberikan hak pada tubuh untuk istirahat yang cukup. Lantas, bagaimana menurut Islam waktu tidur yang baik? Ialah setelah shalat Isya. Diriwayatkan dari Abu Barzah bahwa Rasulullah ShallaLlaahu `Alaihi wa Sallam tidak suka tidur sebelum shalat Isya.

Adakah yang masih punya kebiasaan tidur larut malam? Yang dengannya malah jadi terlambat shalat Shubuh? Mari kita bareng-bareng bahas tentang hikmah kenapa Rasulullah ternyata menganjurkan tidak tidur larut malam (kecuali alasan syar`i seperti menuntut ilmu). Kita awali dengan membahas melatonin. Satu hormon penting yang diproduksi oleh kelenjar di otak.

Dua di antara fungsi hormon melatonin adalah sistem imunitas tubuh dan pemegang jam biologis. Melatonin sangatlah penting karena ia memacu produksi zat-zat kekebalan tubuh semacam sel darah putih. Melatonin juga memegang jam biologis tidur seseorang. Gampangnya, seperti orang yang terbiasa tidur jam 20.00 dan bangun 04.00 pagi, maka itulah jam biologisnya. Ketika seseorang tiba-tiba diminta tidur jam 19.00 dan bangun jam 03.00, maka ia akan perlu waktu untuk berubah.

Nah, apa hubungannya larut malam dan melatonin? Dituliskan dalam buku “Super Health”, buku yang membahas tentang gaya hidup sehat Rasulullah, melatonin diproduksi optimal pada waktu setelah matahari terbenam sampai puncaknya jam 02.00 – 03.00. Produksi melatonin akan terganggu ketika adanya cahaya. Termasuk cahaya lampu. Apalagi cahaya televisi yang bisa jadi masih menyala hingga larut malam.  

Betapa Islam itu sempurna. Masalah tidur ada teladan dari manusia termulia. Islam menginginkan pemeluknya hidup bahagia dan kuat. Ia ingin pemeluknya tidak menyia-nyiakan waktu dengan selalu berkarya. Berkarya di dunia, dipanen di surga! 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar