Selasa, 23 Mei 2017

SHALAT SOLUSI SEHAT


Oleh: Annafi`ah Firdaus

Shalat lima waktu itu seperti sungai yang bersih. Rasulullah umpamakan shalat lima waktu seperti sungai yang berada di bawah pintu rumah setiap hambaNya. Begitulah Imam Muslim meriwayatkan.

Di bawah pintu itu, mengalir air tawar yang jernih, bening, dan menyegarkan. Setiap harinya, para penghuni rumah mandi di sungai itu lima kali.

“Bagaimana pendapat kalian, masihkah ada kotoran yang tertinggal di dalamnya?” tanya Rasul.

“Tidak ada sedikit pun,” jawab mereka.
           
Beliau melanjutkan, “Maka sesungguhnya shalat lima waktu itu akan menghilangkan dosa sebagaimana air (sungai itu) menghilangkan kotoran.”

Ya. Shalat adalah pembersih “kotoran”. Kotoran yang bisa jadi tak sengaja dilakukan, maupun sengaja dilakukan. Contohnya? Mungkin pernah zina mata. Atau berbohong. Menyontek. Meninggalkan shalat. Atau hal-hal “kotor” lainnya yang apabila orang lain tahu, muncul bimbang bahkan malu kalau orang lain tahu. Itulah yang disebut dosa.

Oh iya, ternyata semua syariat atau aturan dalam Islam adalah untuk kebaikan manusia. Iyakah? Ya. Termasuk shalat. Ternyata shalat mengandung unsur kesehatan. Shalat adalah solusi sehat. Sebagai contoh yang akan kita bahas adalah gerakan sujud.

Dituliskan oleh dr. Egha Zainur Ramadhani dalam bukunya “Super Health”, sujud adalah peregangan maksimal otot punggung dan bahu. Nabi ShallaLlahu`alaihi wa Sallam melakukan sujud dengan menekan wajah dan kedua tangan sehingga setiap ruas tulang kembali ke tempatnya.

Mari kita simak beberapa hal yang terjadi saat manusia bersujud dengan benar:
1.         Dalam posisi sikap sujud yang benar, dinding-dinding dari urat-urat nadi yang berada di otak dapat dilatih membiasakan menerima aliran darah yang lebih banyak daripada biasanya. Sehingga akan menghindarkan manusia mati mendadak akibat tekanan darah yang memecah urat nadi bagian otak dikarenakan amarah, emosi berlebihan, terkejut dan sebagainya.

2.    Saat sujud yang benar yaitu salah satunya tidak tergesa-gesa (khusu`), inilah posisi otak senantiasa teraliri oksigen secara maksimal. Hal ini pula akan mempengaruhi daya pikir seseorang. Dan kita sudah tahu, oksigen adalah makanan utama untuk otak.

3.    Sujud adalah gerakan pijatan usus. Maksudnya? Gerakan sujud adalah gerakan meluruskan tulang belakang, meregangkan otot dan hingga mengecilkan rongga perut. Hal ini membuat otot menjadi lebih kuat sehingga baik untuk pencegahan berbagai penyakit (seperti hernia), membantu persalinan, memperkuat kesuburuan, dan baik untuk kesehatan organ kewanitaan.

MasyaAllah. Tiada yang “cacat” setiap ciptaanNya bukan? Setiap perintahNya, selalu ada hikmah dan pelajaran di dalamnya termasuk shalat. Shalat adalah pembersih “kotoran”, sekaligus solusi sehat tubuh kita. Sehat yang tidak sekadar bermanfaat fisik saja, namun secara mental ataupun kejiwaan bagi yang melaksanakannya.

Sekarang, gimana kabar shalat sobat? Segera bergegas setelah adzan berkumandang?

 Menjadi sehat di dunia ada cara dan ilmunya. Apalagi tetap sehat di akhirat. Karena, kelak di surga tidak ada satu pun penyakit yang diderita penghuni surga. Sedangkan di nerakaNya? Tidak ada sedikit pun ampunan dariNya karena bersebab lalai dari shalat.

Nah!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar