Selasa, 25 Juli 2017

KEUTAMAAN MENUNTUT ILMU 2

Mari kita dengarkan perkataan yang amat mulia, dari orang yang termulia sepanjang masa...

Perkataannya yang bisa kita renung-renungkan. Termasuk yang manakah kita? 

“Perumpamaan petunjuk dan ilmu yang aku diutus oleh Allah dengannya adalah seperti hujan deras yang mengenai tanah.

Di antara tanah itu ada yang subur yang akan menyerap air dan menumbuhkan rerumputan yang sangat banyak.

Ada juga tanah yang keras (tidak subur) yang bisa menampung air, lalu Allah menjadikannya bermanfaat bagi manusia sehingga mereka bisa minum, menyirami tanaman dan bercocok tanam.

Ada pula kelompok lain yang seperti tanah tandus yang tidak bisa menampung air dan tidak bisa menumbuhkan rerumputan.

Itulah perumpamaan orang yang mempelajari agama Allah, di mana petunjuk yang aku bawa akan bermanfaat baginya, lalu ia berilmu dan mengajarkannya. Juga, perumpamaan orang yang tidak pernah mengangkat kepalanya untuk ikut serta orang yang tidak mau menerima petunjuk Allah yang aku bawa.”  (HR. Bukhari) 

Pertanyaanya, manakah tipe tanah yang beruntung? Subur, kering, ataukah tandus? Semoga Allah jadikan diri kita minimal menjadi "kering" yang siap menerima segala ilmu dari sumber ilmu sehingga orang-orang bisa memanfaatnya ... Tapi jangan pernah berharap menjadi "tandus", yang keberadaan kita tidak memberi manfaat bahkan menimbulkan bencana. 

Sumber: Tips Belajar Para Ulama 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar