Rabu, 12 Juli 2017

Membuat Orang Mulia


Oleh: Zakiy Zakaryya Ali 
Orang yang mencari ilmu, akan dimuliakan di dunia dan di akhirat. Sedangkan orang yang tidak suka mencari ilmu ia akan sengsara di dunia dan di akhirat.

Ilmu bisa didapat apabila seseorang ingin mendapatkan ilmu tersebut. Sedangkan ilmu sendiri secara syari’at memiliki arti; pengetahuan yang sesuai dengan petunjuk Rasulullah  dan diamalkan baik amalan hati, lisan maupun amalan anggota badan. Ilmu yang paling sempurna terdapat pada Al-Qur’an dan As-Sunnah.

            Semua orang wajib menuntut ilmu karena menuntut ilmu itu hukumnya fardhu‘ain bagi semua kaum muslimin. Dan sesungguhnya para nabi itu tidak mewarisi harta tapi mewarisi ilmu. Maka sesiapa yang menuntut ilmu berarti ia sudah mengambil warisan dari para nabi.

            Seorang penuntut ilmu hendaknya menghiasi dirinya dengan adab-abab. Karena orang yang menghiasi dirinya dengan adab dengan orang yang tidak menghiasi dirinya dengan adab, akan berbeda sangat jauh. Dan paling penting, seorang penuntut ilmu harus ikhlas karena Allah. Belajar karena Allah, bukan karena yang lain. Karena orang yang berniat bukan karena Allah, ia akan rugi karena amalannya tidak diterima oleh Allah.

Referensi:

1.    Abdullah Hadrami, 2015, Mata Air Inspirasi, Yogyakarta: Pro-U Media
2.    Abu Anas Majid al-Bankani, 2012, Perjalanan Ulama Menuntut Ilmu, Jakarta: Darul Falah

3.    Abu Ammar dan Abu Fatilah Al-Adnani, 2009, Mizanul Muslim, Solo: Cordova Mediatama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar