Selasa, 12 September 2017

Makan Buah Terlarang

Oleh: Fajar Yunan Fanani

Allah menceritakan di dalam Al-Qur`an surat Al-A`raf ayat sembilan belas tentang kisah Nabi Adam dan Hawa (istrinya). Allah membolehkan Nabi Adam dan Hawa bertempat tinggal di surga. Mereka berdua, diperbolehkan pula memakan semua buah-buahan yang ada di surga. Kecuali sebuah buah pada suatu pohon.  

Saat itulah Iblis merasa iri dan dengki dengan nikmat yang diterima Nabi Adam beserta istrinya. Tambah, Iblis juga mendapatkan hukuman dari Allah Ta`ala yaitu dikeluarkan dari surga karena tidak mau sujud kepada Nabi Adam atas perintah Allah. Maka, sebelum dikeluarkan dari surga, Iblis meminta untuk dihidupkan sampai hari Kiamat untuk mengganggu atau mengajak anak cucu Adam ke neraka. Allah Ta`ala mengabulkan permintaan Iblis.


Kemudian setan membisikkan pikiran jahat kepada Nabi Adam dan Hawa bahwa mereka tidak akan kekal di surga kecuali dengan memakan buah terlarang tersebut. Dan (setan) berkata, “Rabbmu hanya melarang kamu berdua mendekati pohon ini, agar kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang yang kekal (dalam surga).” (QS. Al-A'raf: 20)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar