Sabtu, 30 September 2017

MENAKAR MURU SEBUAH FORUM


Oleh: Amin Novianto 


Setiap proses pembelajaran tak bisa lepas dari timbangan mutu. Kita pun patut bertanya, seberapa mutu forum pembelajaran yang selama ini kita jalani? Agar kita memiliki standar mutu yang tinggi (bukan asal-asalan) perlulah kita memahami standar mutu forum pembelajaran.

Belajar dari bagaimana guru terbaik sepanjang zaman, kita akan dapati mutiara yang berharga dari setiap hal yang dicontohkannya. Akan kita dapati bahwa pembelajaran yang diajarkannya adalah mulai bangun tidur hingga akan tidur kembali. Baik itu secara individual, maupun meluas hingga pada kehidupan bermasyarakat. Dan guru tersebut bernama Muhammad SAW.

Pada Lesehan Jum'at Jan sore lalu (Jum'at/29/09/2017) pembelajaran yang berlangsung membahas tema "Berburu Forum Ilmu Bermutu." Memang benar setiap orang bisa mendapat pengetahuan lewat membaca buku. Namun siapakah yang menjamin ia bisa mendapat pemahaman yang benar hanya sebatas dari membaca buku saja? Dari sini setiap pembelajar membutuhkan forum untuk menimba ilmu.

Berbincang mengenai forum yang bermutu, maka sesungguhnya perlu diketahui apakah forum itu bermutu tinggi atau rendah? Sebab ini menentukan benar/salahnya pemahaman juga tindakan. Sebab kelak yang namanya pendengaran, pengelihatan, dan hati akan diminta pertanggungjawaban dari apa yang diketahui.

Ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam menimbang mutu sebuah forum:

1. Adab
Adab di sini meliputi dua hal. Adab lahir dan adab batin. Adab lahir berkaitan dengan hal-hal yang tampak dalam proses pembelajaran (tampilan fisik murid maupun guru, juga tampilan tempat yang digunakan untuk proses pembelajaran). Mengenai adab batin ia berkaitan dengan sikap batin yang tidak bisa selalu tampak, namun ini sangat penting. Adab batin ini justru memiliki nilai lebih dalam takaran mutu forum ilmu.

2. Ilmu yang dipelajari
Perlu dipahami betul tentang Ilmu apa yang dipelajari. Maka setiap pembelajar harus tahu akan hal ini. Bahwa ada ilmu yang wajib hukumnya untuk dipelajari, ada yang boleh, dan bahkan ada yang dilarang untuk dipelajari. Bermula dari sini akan membuat para pembelajar terarah dengan benar, bisa mengatur prioritas dalam belajar.

Pembahasan sore itu lebih mengulas mengenai adab lahir. Inilah hal penting harus diperhatikan agar forum ilmu menjadi bermutu. Setidaknya ada 5 hal harus diperhatikan mengenai adab batin ini:

1. Sikap prihatin. Jika dalam istilah lain bisa juga disebut "wani perih". 
 Inilah pertanda adanya tekad yang kuat. Tak surut langkah meski berbagai aral menghadang.
2. Lembut kepada guru. Bertutur kata halus yang disertai dengan sikap menghormati sang guru.
3. Sabar dengan gurunya. Ini berlaku untuk banyak hal, baik dalam menjalani proses belajar maupun ketika melihat sikap-sikap guru yang tidak mudah dipahami atau tidak sesuai harapan murid.
4. Merasa tidak puas dengan ilmu. Sikap ini membentuk mental pembelajar sejati. Ia tak mudah puas dengan berbagai hal yang sudah diilmui. Ia akan terus belajar.
5. Memperbaiki niat. Inilah fondasi utama setiap langkah dalam belajar. Salah niat berbahaya akibatnya; terutama nanti ketika dibangkitkan setelah mati. Tak akan mencium bau surga bagi sesiapa yang mencari ilmu hanya untuk mendapat harta. Ngeri betul. Na'udzubillahi min dzalik.

Demikian sedikit catatan Lesehan Jum'at ini semoga bermanfaat. Oh ya pekan depan tanggal 6 Oktober 2017 insyaAllah akan berlanjut pada tema selanjutnya --> Bersahabat dengan Guru Hebat. Luangkan waktumu ya, Sobat!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar