Selasa, 17 Oktober 2017

Berani Berburu Ilmu


Oleh: Deniz Dinamiz
Berani yang benar adalah berani yang berdasar. Berani karena berilmu. Tidak hanya ikut-ikutan atau bergaya sesukamu. Kamu harus tahu benar kenapa dan bagaimana cara melakukan sesuatu. Sehingga kamu bener-bener berani beraksi melawan segala kesulitan yang menimpamu. Termasuk berani beraksi dalam berburu ilmu.

Yuk kita perhatikan satu diantara penelitian dari seorang yang bernama Dr. Rosenzweig. Dari penelitian Dr. Ros ini, kita bisa tahu bahwa ternyata ada tingkatan dalam mengingat. Yap. Mengingat bisa bertingkat-tingkat. Semakin banyak proses yang terlibat, semakin kuat kita mengingat.

TINGKAT PERTAMA: MEMBACA.

Kata Dr. Ros, dengan membaca, kita bakal menyerap sampai 10 %. Itu juga masih dipengaruhi banyak faktor, seperti tingkat perhatian terhadap bacaan, konsentrasi ketika membaca, metode membaca, dan faktor membaca lainnya. Membaca saja? Kurang lah ya!

TINGKAT KEDUA: MENDENGAR.

Kalau yang ini, sampai dengan 20 %.

TINGKAT KETIGA: MELIHAT.

Nah, yang ini, sampai 30 %.
Walhasil, adanya seorang guru yang bisa kita lihat dan dengar (tentu saja tidak ditinggal ngobrol sendiri, apalagi sampai molor), menguatkan ingatan kita sampai dengan 50 % (20 ditambah 30 berapa? 50? Pinter, anak-anak!). So, kamu kudu berani menolak kalau diajak ngobrol teman waktu guru menjelaskan. Gitu!

TINGKAT KEEMPAT: MENGATAKAN (berbicara).

Sedangkan yang ini, sampai 70 % (Nggak perlu ngomong “wow”). Langkah nyata untuk mencapainya: Berani bertanya! Berani berpendapat! Berani menjawab pertanyaan dari guru! Tentu saja yang dimaksud adalah segala macam “bicara” yang ada hubungannya dengan materi yang disampaikan. Itu baru bicara yang bermutu!

TINGKAT KELIMA: MEMPRAKTEKKAN
Ini dia tingkat teratas, 90 %! Setelah memahami ilmunya, tidak cukup hanya suka belajar dan diskusi. Usahakan agar kamu dapat mempraktekkan ilmu yang kamu peroleh dalam kehidupan sehari-hari. Ilmu pelajaran bisa kamu gunakan untuk mengerjakan soal-soal latihan dan ujian. Bisa juga untuk bahan berbagi ilmu dengan teman.

Kenapa harus malu berburu ilmu? Berani Berburu, Raih Ilmu Selalu!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar