Selasa, 21 November 2017

KEMURAHAN HATI KAUM ANSHAR

Oleh: Syahrul M

Itulah yang dilakukan Rasulullah ketika berhijrah ke Yatsrib atau Madinah. Mempersaudarakan antara kaum Muhajirin (orang-orang yang datang dari Makkah bersama beliau dengan kaum Anshar (penduduk asli Madinah).

Rasulullah ShallaLlaahu `alaihi wa Sallam mempersaudarakan antara orang-orang  Muhajirin dan Anshar di rumah Anas bin Malik. Mereka yang dipersaudarakan ada sembilan puluh orang. Separuh dari Muhajirin dan separuh lagi dari Anshar. Beliau mempersaudarakan mereka agar tolong-menolong, saling mewarisi harta jika ada yang meninggal dunia.

Orang-orang Anshar berkata kepada Nabi Muhammad ShallaLlaahu `alaihi wa Sallam, "Bagilah kebun kurma milik kami untuk diberikan kepada saudara-saudara kami Kaum Muhajirin.”

"Kami mendengarkan dan kami taat," kata orang-orang Anshar untuk semakin semangat memberikan harta mereka kepada kaum Muhajirin.

"Tidak perlu," jawab beliau Rasulullah.

"Cukuplah kalian memberikan bahan makanan pokok saja dan kami bisa bergabung dengan kalian dalam memanen buahnya,” pinta Rasulullah kepada kaum Anshar.

Inilah betapa besar kemurahan hati kaum Anshar terhadap saudara-saudara mereka dari Muhajirin. Mereka sangat senang dengan kedatangan Rasulullah bersama para rombongan di Madinah. Mereka pula yang memberikan makanan dan apapun yang dibutuhkan kaum Muhajirin.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar