Rabu, 06 Desember 2017

ENGKAU SANG PEMIMPIN


Oleh: Fatan Fantastik

Setiap orang adalah pemimpin. Kamu pemimpin. Aku pemimpin. Kita semua adalah pemimpin. 

Nggak percaya? Coba perhatikan dirimu. Apa saja yang telah kamu lakukan dari tidur, hingga tidur kembali? Ada yang menekan sebuat remote control, dan kemudian kamu bergerak seperti robot? Tak ada. Kalau pun ada yang menyuruhmu, entah ayah/ibu maupun dosen/guru, kamu masih punya pilihan untuk menolak atau menerima. Asal, siap saja menanggung risikonya...

Begitulah. Kamu adalah pemimpin. Kamu makan apa yang kamu rela memakannya. Kamu habiskan minuman yang kamu sukai. Kamu dengan senang hati menjalani hal-hal yang merupakan hobi-mu. Kamu adalah pemimpin untuk dirimu sendiri. Dan kelak, Allah akan nanyain kamu. Menanyakan semua pilihan yang telah kamu buat untuk dirimu. Semua pilihan. Baik perkataan, perbuatan, bahkan pikiran dan perasaan. Nggak ada yang nggak dimintai pertanggungjawaban.

Jadi? Bijaklah. Adillah dalam memimpin. Beri arahan yang jelas untuk dirimu sendiri dalam melangkah. Beri 'bensin' yang benar untuk 'kendaraan'mu. Sehingga ia dalam kondisi segar dan selamat sampai di tujuan: negeri akhirat.

Pimpinlah dirimu dengan benar. Sehingga ia mengukir prestasi yang patut dikenang. Biarkan dunia mencatat kehebatanmu. Sebagaimana Temudjin.

Ya, namanya Temudjin. Seorang anak yatim. Semenjak menjadi yatim, ia dihina. Dipermalukan. Diperbudak. Dipenjara. Bahkan, nyaris dibunuh. Lalu ia ”mengaum”. Ia pamerkan gigi-giginya yang siap mengoyak-ngoyak tubuh musuh. Ia pimpin dirinya untuk keluar dari kerangkeng kehinaan. Ia bawa dirinya melompat ke ketinggian impian. Ia persatukan bangsa Mongol. Ia ajak mereka menaklukkan dunia. Jadilah ia sang komandan, sang Jenghis Khan. Tekadnya, ”Akan  kubuat bangsa Mongol patuh, meski aku harus membunuh separonya!”

Tapi, kita tak akan mengikuti jejaknya. Kita memang perlu belajar darinya. Tapi tidak usah terseret ke lubang neraka bersamanya. Ada yang lebih patut diteladani. Ya, betul sekali. Dialah Rasulullah SAW, sang panutan sejati. Pemimpin yang paling berpengarauh di seantero bumi, hingga kini. Manusia pilihan ilahi. Ia, paling layak diikuti.


Jadi, hendak kau pimpin kemana dirimu? Hendak kau ”parkir” dimana: di surga kenikmatan yang hijau subur? Atau di neraka yang siksanya membuat tulang hancur lebur?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar