Rabu, 13 Desember 2017

Lahir tanpa Ayah

Oleh: Silvia Maharani

Nabi Isa adalah rasul terakhir sebelum Nabi Muhammad. Dalam kisah Nabi Isa terdapat bukti jelas tentang kehendakNya yang bebas, kekuasaanNya yang mutlak, dan hikmah ciptaanNya yang mendalam. Sebab semua permasalahannya di luar kebiasaan dan di luar jangkauan jika dilihat dari sisi hukum alam.

Namun kelahiran Nabi Isa mudah dicerna dan mudah dipercaya bagi orang-orang yang percaya bahwa Allah Mahakuasa dan bebas berkehendak atas segala sesuatu.

Allah berfirman:
“Sesungguhnya perintahNya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya ‘jadilah’, maka jadilah dia.” (QS. Yaa Siin: 82)

Sebagaimana kelahiran Nabi Isa juga sangat mudah dipercaya bagi orang-orang yang mempercayai penciptaan Nabi Adam dari tanah, tanpa ayah dan ibu.

Sebab kelahiran Nabi Isa dari ibu tanpa ayah lebih mudah bagi Allah dan lebih mudah dibenarkan jika dibandingkan dengan Nabi Adam yang lahir tanpa ayah dan ibu. Karena itu Allah berfirman:

“Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti penciptaan Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya ‘jadilah’ (seorang manusia), maka jadilah dia.” (QS. Ali ‘Imran: 59)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar