Senin, 22 Januari 2018

PEMUDA HARUS TAHU (2)


Oleh: Yusuf Wicaksono 

"Penerimaan terhadap sugesti", menjadi kharakteristik seseorang di fase mudanya. Demikian cuplikan pendapat Muhammad Quthb yang tertulis dalam buku Gaya Hidup Pemuda Perindu Surga (terjemah) karya Muhammad Abdullah ad-Duwaisy.

Urusan menerima sugesti, Muhammad Qutb melanjutkan, "Seorang pemuda akan tergantung dan terinspirasi oleh idolanya."

Sekarang kita dapat kata kuncinya, hal lain yang berpengaruh pada diri seorang pemuda; adalah idola. Seorang pemuda akan melihat bagaimana sang idola berperilaku, bergaul, berpenampilan, dan ber- ber- lainnya yang itu menyangkut gaya hidup dan pola pikirnya.

Sebuah kesempatan emas bagi musuh-musuh Islam ketika mengetahui hal tersebut. Dan pasti mereka sudah tahu. Lalu, mereka tidak akan diam. Mereka tidak akan membiarkan pemuda mulai beriman, dekat dengan Rabbnya, cinta nabinya, tinggi ilmunya, dekat dengan amal shalih, dan mengurusi umat manusia lantaran meneladani yang benar.

Mereka anggap pemuda lahan cocok tanam yang sangat subur, saking suburnya apa yang ditanam tidak lama lagi pasti segera tumbuh. Maka dengan segera mereka taburkan benih-benih keburukan.

Coba lihat apa yang mereka tanam. Mereka "tanam" berbagai tokoh idola kepada para pemuda. Mulai yang kelas teri sampai kelas kakap. Dari upin-ipin sampai yang katanya super hero tapi bohongan. Dari artis lokal sampai yang mancanegara. Semua dibungkus dengan apa-apa yang menjadikan indah pandangan mata.

Apakah ada idola yang bisa dijadikan teladan utama? Menjadi "super hero" betulan yang dapat jadi panutan baik? Ada. Tapi karena banyaknya idola (buruk) yang dimunculkan. Idola yang baik dan super hero betulan "seakan" menjadi tidak terlihat.

 Di manakah para idola utama itu, di manakah super hero betulan itu, yang mampu menjadi teladan baik bagi para pemuda? Lihatlah, sebagian mereka ada dalam lembaran-lembaran sejarah para sahabat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Sumber: IG @dik_yusuf 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar