Kamis, 08 Maret 2018

NIAT BELAJAR



Oleh: Siti Muti`ah

Di antara senjata utama penuntut ilmu adalah ikhlas belajar karena Allah. Baik dalam segala ucapan maupun perbuatan. Sebab, Allah tidak akan menerima amal termasuk belajar kecuali didasari ikhlas karena-Nya. Allah Ta'ala berfirman:

“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian itulah agama yang lurus.” (Qs. Al-Bayyinah: 5)

Bila penuntut ilmu mengikhlaskan belajarnya karena Allah, niscaya ia akan mendapatkan pahala yang besar. Segala usahanya menuntut ilmu akan berkah serta berpahala. Ia akan mendapatkan pula kemuliaan yang diberikan oleh Allah.

Namun, bila niat belajar salah yaitu ingin dipuji sebagai orang berilmu, tujuan menuntut ilmu untuk mengejar popularitas, pangkat dan jabatan di tengah-tengah manusia, maka ilmu itu akan menjadi bukti keburukannya pada hari Kiamat. Di akhirat ia tidak akan mendapat apa-apa. Rugi `kan? Allah Ta'ala berfirman:

“Sesiapa yang menuntut ilmu yang mestinya untuk mencari ridho Allah, tetapi ternyata ia mempelajarinya tidak lain hanya untuk mendapatkan kekayaan dunia, niscaya ia tidak mencium aroma surga pada hari Kiamat.” (HR. Abu Dawud).

Jadi, apa tujuan seharusnya kita belajar?

Naskah: Naskah Nih 21 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar