Kamis, 19 April 2018

LAYER KEDUA: Lingkungan Berkualitas Tinggi yang Mendukung (Part 1)


Oleh: M. Fatan A. Ulum 

Setelah kemarin kita membincangkan layer pertama dalam pendekatan proaktif untuk wujudnya para remaja utama, sekarang kita bahas layer keduanya: Lingkungan berkualitas tinggi yang suportif (high-quality supportive environment). Yaitu lingkungan yang menunjukkan dukungan dengan melakukan sesuatu, atau memberikan bantuan/pendampingan ke seseorang secara positif; baik sosial, emosional, fisik, maupun kognitif.

Peran Individu (Anak/Remaja) di Layer Kedua
Anak perlu bergabung dengan lingkungan yang memberikan dukungan padanya secara positif. Lingkungan yang memberinya kesempatan berkembang sebagai pribadi yang utama.
Anak perlu bersosialisasi dengan sebayanya. Bermain atau berkegiatan bersama teman seusia, membantu anak untuk mengasah beragam ketrampilan sosial yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.
Anak perlu memilih dan membangun lingkungan yang menguatkan kompetensi-kompetensi, merasa termotivasi untuk sabar dan tabah dalam meraih kesuksesan. Lingkungan yang membuat anak memiliki pandangan yang optimis akan masa depannya. Lingkungan yang mendukungnya berkembang menjadi remaja utama.

Peran Keluarga di Layer Kedua
Keluarga dapat membantu proses anak menjadi remaja utama, yakni dengan memperhatikan beberapa hal:
Pertama, kondisikan lingkungan fisik yang membangun suasana “welcome”. Anak merasa diterima menjadi bagian dari keluarga.
Kedua, atur perabotan dengan baik.
Ketiga, pilih bahan-bahan dengan cermat. Sesuaikan dengan usia dan perkembangan anak.
Keempat, perhatikan penyediaan ruang/zona pribadi. Terutama untuk anak-anak yang mulai menginjak masa remaja, dan memerlukan ruang tersendiri.
Kelima, perhatikan pengaruh ruangan dan jenis bahan terhadap perilaku anak.
Keenam, manfaatkan dinding-dinding rumah untuk menyampaikan pesan: bahwa rumah ini milik bersama, desain dan tata ruang yang mendukung anak, serta adanya aturan dan prosedur di dalamnya yang jelas.

#LesehanJAN #remajautama 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar