Kamis, 19 April 2018

LAYER KEDUA: Lingkungan Berkualitas Tinggi yang Mendukung (Part 2)

Oleh: M. Fatan A. Ulum 

Peran Sekolah di Layer Kedua

Sekolah mengatur agar mendukung anak/remaja untuk memiliki kecakapan berpikir yang baik dan memiliki pijakan kuat serta kematangan mental. Beberapa hal yang perlu dikelola untuk lahirnya lingkungan yang mendukung adalah:

Ø  Atur lingkungan fisik sekolah—khususnya kelas—termasuk di dalamnya ukuran ruang, penempatan material dan perabotan, lokasi barang-barang pribadi, keamanan.
Ø  Gunakan material yang aman dan sesuai dengan usia anak/remaja, berikan petunjuk penggunaan alat-alat tersebut, lakukan rotasi peralatan agar minat terjaga.
Ø  Lakukan rutinitas yang bisa diprediksi serta transisi yang terencana dengan baik. Sediakan kerangka acuan untuk kegiatan serta transisi antar kegiatan, berikan petunjuk kapan saatnya tenang maupun saat berkegiatan.
Ø  Sampaikan aturan dan harapan dengan jelas. Terangkan kepada anak panduan untuk perilaku-perilaku yang diharapkan, sediakan perhatian yang positif, tunjukkkan rasa hormat kepada anak dengan mengajarkan apa aja yang diharapkan dari mereka.

Untuk kondisi kelas, para guru perlu memperhatikan rutinitas kelas dan saat-saat transisi:
Ø  Jadwal harian
Ø  Prosedur pengajaran
Ø  Perpindahan jadwal yang jelas
Ø  Punya “mata di belakang kepala”, yaitu memonitor kelas secara berkala.

Sekolah, khususnya para guru, perlu memperhatikan strategi pengajaran, meliputi:
Ø  Sediakan pilihan
Ø  Berikan instruksi yang berbeda-beda. Menurut Carol Ann Tomlinson, ini bukan tentang strategi pemberian instruksi atau cara mengajar. Ini adalah “cara berpikir” dalam mengajar dan belajar, yang mengarahkan guru untuk lebih memahami kondisi anak sehingga bisa memperlakukannya dengan tepat, sesuai kebutuhan dan minatnya yang khusus. Maka, guru perlu melakukan ongoing assesment, yaitu pengukuran kondisi murid secara berkesinambungan. Pengukuran ini meliputi: kesiapan, minat, dan profil belajar (preferensi belajar, preferensi kecerdasan, budaya, dan gender) tiap anak.
Ø  Pentingnya bermain, khususnya bagi anak di usia PAUD dan SD
Ø  Bekerja di dalam kelompok. Termasuk adanya tutor sebaya, mitra belajar, maupun kelompok belajar. Hal ini amat sesuai terutama untuk anak/remaja di usia SLTP dan SLTA.
Ø  Suatu compendium strategi mengajar. Semacam ikhtisar atau kompilasi yang mencakup prinsip-prinsip umum tentang strategi mengajar. Perhatikan hal-hal berikut : motivasi, harapkan yang terbaik, berikan tanggung jawab, pecah informasi dalam unit-unit yang kecil, gunakan variasi, beri kesempatan agak lama, keluar di tempat terbuka.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar