Kamis, 12 April 2018

Proaktif

Lesehan JAN, 6 April 2018
Oleh: @emfatan
Proaktif berasal dari bahasa Inggris: “proactive”. Yang oleh kamus Merriam-Webster dimaknai sebagai “acting in ancitipation of future problems, needs, or changes”. Tindakan antisipasi akan berbagai permasalahan, kebutuhan, dan perubahan di masa depan.

Awalnya “pro+active” dipakai tahun 1933 dalam suatu makalah psikologi. Kemudian kian populer pemakaiannya, khususnya ketika kita ingin menunjukkan tentang perilaku yang tidak reaktif. Reaktif merujuk kepada orang-orang yang cenderung “bereaksi” hanya ketika kondisi sudah parah. Sedangkan proaktif merujuk kepada orang yang mengontrol situasi dengan menyiapkan diri menghadapi berbagai hal yang akan terjadi, bahkan ketika tanda-tanda adanya masalah belum hadir.

Berkaitan dengan mewujudkan remaja utama, bersikap pro-aktif adalah sebaik-baik intervensi. Ketika kita memenuhi kebutuhan fisik, kognitif, emosi, dan sosialnya, maka anak-anak dan para remaja akan merasa layak dan mampu untuk meraih keberhasilan. Sekaligus menjadi berkurang melakukan tindakan negatif yang merugikan diri mereka sendiri maupun orang lain.

Bersikap proaktif untuk melahirkan generasi remaja utama akan lebih efektif dengan memperhatikan beberapa hal ini:

Pertama, mulailah sejak dini. Ya. Sebelum masalah tiba, bahkan sebelum gejala-gejalanya ada, kita harus mulai menyiapkan anak dan remaja kita. Agar anak dan remaja kita siap menghadapi tantangan jamannya.

Kedua, lakukan secara berkesinambungan. Karena proses ini tidak instan, tidak “sim salabim”, perlu kesungguhan untuk menjalankannya secara terus menerus. 

Ketiga, kembangkan dengan baik sesuai tahapan perkembangan. Anak-anak kita memiliki kebutuhan dan tahapan perkembangan yang berbeda. Perhatikan kebutuhan dan tahapannya, agar lebih optimal hasilnya.

Keempat, jalankan di beberapa area secara bersamaan. Baik di rumah maupun di sekolah. Dukung dengan melibatkan masyarakat.

Kelima, ambil tempat dalam situasi kehidupan nyata, bukan hanya di atas kertas ataupun di tempat program tertentu.  Jangan sampai program tersebut hanya tampak keren di atas kertas, tapi mustahil diterapkan dalam dunia nyata.

Sekali lagi, bersikap proaktif adalah bertindak sedari awal, tanpa menunggu masalah-masalah datang bertubi-tubi. Maukah kita memulai?

#lesehanJan
#OnBuildingPrimeYouths
#remajautama






Tidak ada komentar:

Posting Komentar