Kamis, 24 Mei 2018

Berilmu Sebelum Beramal

Oleh: Silvia Maharani 

Apakah ilmu yang bermanfaat itu? Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang disertai amal. Sedangkan, orang yang berilmu tapi tidak mengamalkan ilmu-ilmunya, kelak pada hari Kiamat, ia akan ditanya  dan dimintai pertanggungjawaban. 

Allah berfirman: “Wahai orang-orang beriman! Mengapa kamu mengatakan sesuatu yang kamu tidak kerjakan? (Itu) sangatlah dibenci di sisi Allah jika kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” (Ash-Shaff: 2-3).

Tidak diragukan lagi, takwa kepada Allah adalah senjata yang tidak boleh ditinggalkan oleh penuntut ilmu. Dia laksanakan perintah Allah dan tinggalkan laranganNya. Dia berpegang teguh kepada Al-Quran dan Sunnah. Supaya apa? Agar ia mendapatkan ridha Allah dan beruntung dengan (mendapatkan) cahaya ilmu, berkah dan keutamaannya.

Rasulullah telah jelaskan bahwa orang yang berilmu akan ditanya ilmunya pada hari Kiamat; apa yang telah ia perbuat dengan ilmunya?  Diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Abu Barzah Al-Aslami, ia berkata, Rasulullah bersabda: “Tidak akan bergeser kaki seorang hamba pada hari Kiamat sampai ia ditanya tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang ilmunya untuk apa ia gunakan, tentang hartanya dari mana ia dapatkan dan untuk apa ia belanjakan, serta tentang badannya untuk apa ia gunakan.”

Sebab, buah dari ilmu adalah amal. Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang bisa dirasakan manfaatnya oleh manusia lainnya. Akankah kita termasuk pemilik ilmu yang seperti itu?

Sumber: Buletin Nih #23

Tidak ada komentar:

Posting Komentar