Rabu, 10 Oktober 2018

Saspel: Jadilah Remaja Utama!




Oleh:
@denizdinamiz dan tim @buletinnah

Tidak semua remaja mengalami masa krisis. Memang, kita temukan sebagian remaja yang mengalami masa ‘galau’ pencarian jati diri alias krisis identitas. Mereka terombang-ambing dalam masalah demi masalah. Sebagaimana disebutkan dalam survei kesehatan berbasis sekolah, yaitu SMP dan SMA, yang dilakukan Kementerian Kesehatan pada tahun 2015,  menunjukkan beberapa temuan: remaja bersekolah yang pernah merokok: 41.8 % laki-laki, 4.1 % perempuan. Yang pernah melakukan penyalahgunaan narkoba: 2.8 % laki-laki, 0.8 % perempuan. Yang pernah berhubungan intim atau  berzina: 6.9 % laki-laki, 3.8 % perempuan. Pernah di-bully: 24.1 % laki-laki, 17.4 % perempuan. Bahkan ada yang ingin bunuh diri sebanyak 4.3 % laki-laki, dan 5.9 % perempuan!

Tetapi, sekali lagi, tak semua remaja mengalami masa krisis. Ada remaja yang memiliki komitmen kuat tanpa perlu mengalami masa krisis.
Remaja ini tahu siapa dirinya dan apa yang dia tuju sebagai pribadi. Dia  memiliki keyakinan kuat pada apa yang dia pandang sebagai prinsip. Dia tidak mudah goyah dengan tantangan dan kondisi penuh tekanan. Dia menjalani  hidup dengan prima dan optimal. Inilah remaja harapan di masa depan. Inilah sosok “Remaja Utama”, atau Prime Teenager.
Dalam kamus bahasa Inggris Merriam Webster, kata "utama" atau "prime" berarti periode dalam kehidupan di mana seseorang dalam kondisi terbaik dalam hal kesehatan, kekuatan, dan kualitas lain. Juga bisa bermakna “masa paling aktif dan sukses dalam kehidupan seseorang”. Hm...

Maka, wahai para muda! Jadilah remaja terbaik dalam segala kebaikan. Jadilah remaja yang aktif dan sukses. Jadilah Remaja Utama!

Lalu, apa yang harus dikembangkan pada pribadi seorang remaja agar dirinya jadi utama?

Aspek-aspek yang membentuk kepribadian seseorang sangat banyak dan beragam. Untuk menjadi pribadi yang utuh, diperlukan pemahaman yang menyeluruh tentang profil kepribadian.

Profil kepribadian terbaik tentu berdasar manusia-manusia terbaik. Tengoklah para pribadi yang dipuji Sang Pencipta manusia itu sendiri.  Seksamailah pribadi para Nabi, khususnya penutup para Nabi: Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Sudahkah kita baca Shirah Nabawiyah? Atau buku-buku tentang “Kisah Para Nabi”?

Juga ikuti teladan orang-orang di seputar Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Profil generasi utama ini ada di karya Khalid Muhammad Khalid tentang “Para Lelaki di Sekitar Rasul”, "Gaya Hidup Pemuda Perindu Surga" karya Ad-Duwaisy, maupun kitab-kitab lainnya. Kisah-kisah mereka adalah mata air inspirasi yang senantiasa mengalirkan keteladanan.

Ya. Dari para pribadi mulia itu kita belajar: masa muda adalah masa penuh prestasi dan kontribusi. Kalau kebanyakan remaja malah penuh masalah, sudah jelas ada yang hilang dari mereka. Karena bukan begitu seharusnya. Karena, sebagaimana sejarah mengajarkan, masa muda adalah masa emas kebaikan.

Remaja Utama adalah remaja dengan kualitas terbaik di setiap aspek yang membentuk pribadinya. Pribadi Ideal inilah yang perlu kita jadikan tujuan.

Semoga semakin banyak remaja bisa bangkit dan sukses mengatasi masalah mereka. Sehingga remaja Indonesia menjadi remaja utama yang berprinsip, berkomitmen, dan berkompetensi tinggi. Remaja yang  siap menjadi pemimpin bangsa bahkan dunia, demi meraih berkah dan ridhoNya.

Siapkah kamu menjadi “Remaja Utama”?


Sumber: Buletin Nah edisi Muharram 1440 H 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar