Sabtu, 09 Februari 2019

Remaja Utama Teguh Pendirian!





Papalia, seorang psikolog perkembangan, menyebutkan 3 isu utama yang menentukan apakah seorang remaja memiliki komitmen kuat.

Pertama adalah komitmen pada idiologi dan pendirian. Kedua, adalah komitmen pada cita-cita dan profesi. Nah, yang ketiga adalah komitmen pada hubungan dan cinta.

Remaja yang berkomitmen kuat dan tidak mudah galau pada ketiga hal inilah yang layak disebut remaja utama. 

Seorang remaja utama tidak bingung dengan arah hidupnya. Dia yakin bahwa tindakan dan pilihan hidup yang diambil adalah bagian dari langkah mencapai target idealnya. Dia memegang teguh idiologi dan pendiriannya.
Idiologi adalah ilmu dan konsep tentang apa yang dianggap ideal, sukses, prestatif.

Bagaimanakah cara ideal kamu dalam menjalakan hidup ini? Ingat, Allah mengajari kita tentang apa yang seharusnya dicari dalam hidup ini; sukses di kampung akhirat. Sukses di dunia? Itu pun dalam rangka meraih surga.

Allah Ta’ala kabarkan kepada kita dalam surat Al-Isra' ayat 18 dan 19, “Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia ini apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki. Kemudian Kami sediakan baginya (di akhirat) neraka jahannam; dia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang, sedangkan dia beriman, maka mereka itulah orang yang usahanya dibalasi dengan baik.”

Semakna dengan ayat tersebut, ”Sesiapa yang menjadikan akhirat sebagai tujuannya” sabda Rasulillah shallallu ‘alaihi wa sallam, “maka Allah akan memberikan kekayaan kepada hatinya, memudahkan urusannya, dan dunia (yang hina ini) akan datang kepadanya (dengan sendirinya).”

“Dan barangsiapa yang menjadikan dunia sebagai tujuannya” lanjut Rasulullah, “maka Allah akan memberikan (rasa) fakir kepadanya, mempersulit urusannya, dan dunia tidak akan mendatanginya kecuali apa yang sudah ditetapkan baginya.” Sabda beliau ini diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi.

Sekarang tanyalah pada dirimu. Apakah kamu siap menjadi remaja mandiri? Bukan sekadar mencari makan dengan jerih payah tangan sendiri. Namun lebih dari itu, apakah kamu siap bertanggung jawab atas segala pilihan dan konsekuensi? Menjadi pemuda yang tegak berdiri pada pilihan hidup atas dasar kebenaran dan ideologi yang diyakini! 

Tidak perlu takut dijauhi teman karena memilih yang benar. Bukan, ini bukan menjauhi teman karena "sok" baik atau sombong merendahkan. Ini adalah berani menghadapi segala tantangan karena kebenaran menjadi pijakan. Kita tahu apa yang benar dan siap mengambil tantangan ketika mengikutinya. Bahkan ada saatnya; ketika lahir, batin, segala kenikmatan dan kenyamanan harus dikorbankan. Prinsip kebenaran harus tetap dikedepankan. Bahkan, ada yang rela membela kebenaran sampai nyawa meregang!

Siapkah kamu? Jadilah remaja teguh pendirian sejak sekarang!<>


Tidak ada komentar:

Posting Komentar