Sabtu, 30 Maret 2019

Dari Memimpin Diri, Menjadi Pemimpin Sejati



Apapun yang ada dalam hati, berpengaruh kuat pada yang lain.

Ketahuilah, sesungguhnya di setiap jasad ada segumpal daging. Manakala segumpal daging tersebut baik, akan baik pula seluruh jasad. Namun, manakala segumpal daging tersebut rusak, akan berakibat rusak pula seluruh jasadnya. Ketahuilah, segumpal daging tersebut adalah Qalbun.”  (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Apa yang perlu dilakukan diri agar terarah sesuai arahNya dengan baik? Kuncinya pada hati (qalbun). Hati perlu tahu, mana yang benar, mana yang salah. Mana yang perlu diikuti, mana yang perlu ditinggalkan.

"Tugas pertama qalbun ini adalah paham. Paham ilmunya.  Paham memilih mana yang benar, mana pula yang salah." (@denizdinamiz)

Maka, untuk memimpin diri, dimulai dari hati (qalbun). Perhatikanlah qalbun diri dengan sebaik-baiknya. Bagaimana kondisinya? Sudahkah selalu punya ilmu dalam bertindak? Dan inilah awal diri sebagai pemimpin sejati. Sebagai pengganti Allah (Khalifah) di bumi.

Apa saja hal-hal yang perlu disiapkan diri untuk jadi pemimpin sejati? Kita tengok kriteria-kriteria pemimpin sejati.

1. Jelas Islamnya.
2. Terbukti kesetiaannya pada Islam.
3. Ahli di bidangnya.
4. Mencintai dan dicintai umat.
5. Membela dan mengutamakan kepentingan umat.

"Kalau kita jadi pemimpin, pastikan kita punya ilmu tentang apa yang kita pimpin."

Siapa yang bercita-cita jadi pemimpin sejati, sukses dunia akhirat? Kamukah?

#LesehanJum'atJAN #trueLeaders #buletinnah #pelesatsemangat #pengobarbelajar


Tidak ada komentar:

Posting Komentar