Minggu, 31 Maret 2019

Madrasah Pra Nikah #7: Membahas Seputar Fiqih



Sabtu, 30 Maret 2019
Pengisi: Ust. Fuzta

"وَلَا تَنْكِحُوا الْمُشْرِكَاتِ حَتَّىٰ يُؤْمِنَّ ۚ وَلَأَمَةٌ مُؤْمِنَةٌ خَيْرٌ مِنْ مُشْرِكَةٍ وَلَوْ أَعْجَبَتْكُمْ ۗ وَلَا تُنْكِحُوا الْمُشْرِكِينَ حَتَّىٰ يُؤْمِنُوا ۚ وَلَعَبْدٌ مُؤْمِنٌ خَيْرٌ مِنْ مُشْرِكٍ وَلَوْ أَعْجَبَكُمْ ۗ أُولَٰئِكَ يَدْعُونَ إِلَى النَّارِ ۖ وَاللَّهُ يَدْعُو إِلَى الْجَنَّةِ وَالْمَغْفِرَةِ بِإِذْنِهِ ۖ وَيُبَيِّنُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ

"Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran." (QS. Al-Baqarah: 221)

#Asal hukum nikah: sunnah
Bisa berubah menjadi:
1. wajib: ketika seseorang sudah memenuhi syarat nikah (baligh, mampu menafkahi diri) dan dikhawatirkan akan melakukan kemaksiatan jika tidak segera menikah
2. Haram : menikahi mahram

#Syarat sah akad nikah (Dari buku -Fathul Qorib- karya Muhammad bin Qashim Al-Ghazi)
- ada wali dari mempelai putri
- 2 saksi laki laki (1 laki laki bisa digantikan oleh 2 perempuan)
(Pencatat oleh petugas KUA)

# Syarat wali dan saksi nikah
- Islam
- Baligh
- Berakal
- Merdeka
- Adil

# Urutan wali
1. Ayah
2. Kakek dan keatasnya dari garis ayah
3. Saudara laki-laki sekandung dari mempelai perempuan
4. Saudara laki-laki seayah
5. Keponakan laki-laki dari saudara laki laki sekandung mempelai perempuan
6. Keponakan laki laki dri saudara laki laki seayah
7. Paman dari pihak ayah (kakak/ adik laki-laki ayah)
8. Saudara sepupu ayah
9. Wali hakim atas sepengetahuan wali/keluarga

#perempuan perawan dan janda
- kalau janda menikah tidak perlu meminta izin kepada wali. Sedangkan perawan harus melalui walinya, walinya juga harus menanyakan kepada mempelai putri ttg kesediaannya

#hukum melihat perempuan
Menurut Imam syafii
- seorang laki laki melihat perempuan yang bukan mahramnya tanpa ada hajat dan kepentingan maka tidak boleh
- laki laki melihat istri atau budaknya, semua boleh dilihat kecuali farji
- laki laki melihat mahramnya, auratnya antara pusar dan perut
- laki laki melihat perempuan untuk alasan taaruf adalah wajah dan telapak tangan
- laki laki melihat perempuan untuk pengobatan, dibolehkan melihat sesuai dengan kebutuhan
- laki laki melihat perempuan dengan alasan sebagai saksi, hanya boleh melihat wajahnya
- melihat perempuan budak semua boleh dilihat

#menikahmeraihbarokah #menikahsepenuhkesiapan



Tidak ada komentar:

Posting Komentar