Selasa, 26 Maret 2019

Menjemput Jodoh dengan Cara-Nya




Ust. Fadlan Al-Ikhwani
Sabtu, 23 Maret 2019

"Mengarungi Pernikahan Itu Belajar Seumur Hidup"
#1
Siap dulu, calonnya kemudian
Yang paling pertama disiapkan untuk menikah: DIRI KITA.

Persiapan apa?
1. Mental
Bahwa kita sudah benar benar siap untuk menikah. Biasanya kalau laki-laki terkait penghasilan. Ukurannya adalah kemampuan diri kita, jika sudah bisa mencukupi diri sendiri, sudah punya income maka sudah siap.
Ketika sudah menikah; menanggung istri, maka jatah rizki istri sudah Allah siapkan melalui tangan kita
Jangan ragu lagi bahwa Allah akan menolong orang yang menikah

2. Persiapan ilmu
Mulailah mendalami agama kita, ilmu kerumahtanggan, ilmu parenting, dan ilmu-ilmu untuk menjalani pernikahan.

3. Persiapkan nafkah (bagi laki-laki)
Meskipun istri bekerja, tetap saja kewajiban nafkah ada pada laki-laki. Ketika ada istri bekerja, suami di rumah, meskipun harmonis hubungannya, suami berdosa karena tidak bertanggung jawab terhadap urusan nafkah.

#2
Ketika Si Dia Tak Kunjung Datang
1. Mengadu pada Allah SWT
Harus yakin, tetap optimis, seoptimis Nabi Zakariya a.s. Allah mampu segala-galaNya. Dialah tempat meminta segalanya.

“Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku, sedang istriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putra, yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya’qub; dan jadikanlah ia, ya Tuhanku, seorang yang diridai”. (QS. Maryam: 4 - 6)

2. Berprasangka baik kepadaNya
Terutama akhwat, jangan ada prasangka misalnya " karena saya menjaga diri, tidak ada yang datang". Justru ketika kita menjaga diri, Allah akan memilihkan yang sepadan.

3. Memaksimalkan ikhtiar
- Cari sendiri
Akhwat boleh mengajukan diri terlebih dahulu, tapi jangan menyampaikan langsung melainkan lewat perantara orang yang terpercaya. Sebagaimana ibunda Khadijah. Menawarkan diri kepada Rasulullah.

- Meminta tolong untuk dicarikan
Oleh orang di lingkungan yang sholeh.
Ketika dicarikan, namun belum cocok dengan calonnya, jangan ragu untuk menyampaikan ketidakcocokan tersebut.

- Cara yang tidak terduga.
Kadang kadang saat menikah, cinta belum tumbuh. cinta akan tumbuh sepanjang waktu, saat banyak perhatian yang tercurahkan.

Banyak jalan untuk menemukan jodoh, namun carilah jalan yang Allah ridhoi!

4. Taubat
Ketika sudah berikhtiar maksimal tapi belum dipertemukan, maka banyak banyak taubat.
Boleh jadi dosa dosa kita menghambat doa kita.

Karena taubat itu:
1. Mengundang kecintaan Allah ta'ala
2. Membantu pintu pertolongan Allah, (QS. An-Nur 9-12)

5. ITSAR
Mendahulukan kepentingan saudaranya meskipun dirinya kekurangan.

6. Target yang jelas akan menjadi doa. Bismillah.

#MenikahMeraihBarokah #MenikahMemuliakanSunnah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar