Sabtu, 06 April 2019

Sumayyah Binti Khabbat


Oleh: Nur Azizah Az-Zahra 

Sumayyah adalah muslimah pertama yang mati syahid dengan cara disiksa. Sumayyah adalah wanita mulia. Ia rela menanggung siksa dan bersabar menghadapi gangguan Abu Jahal yang menginginkannya meninggalkan Islam. Ia tetap tidak tinggalkan Allah dan Islam. Tekadnya dan imannya kepada Allah tidak melemah.

Suatu ketika Rasulullah menyaksikan keluarga Muslim tersebut yang tengah disiksa dengan kejam. Maka beliau mengangkat tangan ke langit dan berdoa, “Bersabarlah wahai keluarga Yasir karena sesungguhnya tempat kembali kalian adalah surga.”

Sumayyah mendengar seruan Rasulullah, maka Sumayyah bertambah sabar dan kuat dengan penyiksaan yang dihadapinya. Ia mengulang-ulang dengan berani mengatakan, “Aku bersaksi bahwa Engkau adalah Rasulullah dan aku bersaksi bahwa janji Allah adalah benar.”

Begitulah, Sumayyah telah merasakan lezat dan manisnya mencintai Allah, Rasulullah, dan Islam. Siksaan Abu Jahal bukanlah masalah yang besar baginya. Hingga ujian yang dihadapinya berubah menjadi hadiah besar bagi Sumayyah setelah Rasulullah menyampaikan berita gembira surga untuk keluarga Sumayyah. Sumayyah, ibunda Ammar tercatat sebagai syahidah pertama dalam Islam. Yakni ketika Abu Jahal menikam kemaluannya dengan tombak.

Semoga kita bisa meneladani kisah perjalanan hidup sahabat wanita mulia ini, mencontoh pengorbanan, kesabaran, dan keteguhannya dalam mencintai Allah. Apakah kalian ingin seperti Sumayyah binti Khabbat?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar