Sabtu, 11 Mei 2019

Kamu Tergantung Teman Dekatmu


@dik_yusuf

siapa teman dekatmu? Dialah yang akan berpengaruh terhadap kamu.
“Seseorang tergantung agama teman dekatnya,” sabda Rasulullah Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam, “Maka hendaklah kalian memperhatikan siapakah teman dekatnya.” Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dan Imam Tirmidzi, dishahihkan oleh Syeikh Al-Albani.

Ada kisah menarik tentang hal ini. Dialami oleh seorang pembunuh, lebih tepatnya pembunuh 99 jiwa.

“Dahulu,” sabda Rasulullah memulai ceritanya, “Dari generasi sebelum kalian, terdapat seorang lelaki yang telah membunuh 99 jiwa. Karena ingin bertaubat maka ia mencari orang yang dipandang paling pandai, dan ia ditunjukkan pada  seorang rahib. Si pembunuh pun mendatanginya,  lalu menceritakan, 'Apabila ada seseorang  yang telah membunuh 99 jiwa, masihkah ada jalan taubat untuknya?'

'Tidak ada,' jawab si rahib. Maka dibunuhlah si rahib itu, sehingga genaplah menjadi 100 jiwa yang telah dibunuhnya. Kemudian si pembunuh mencari orang alim lainnya, dan ditunjukkanlah ia kepada seorang lelaki alim.

'Jika ada seseorang yang telah membunuh 100 jiwa, masihkah ada jalan taubat untuknya?' Tanya si pembunuh.

Orang alim itu menjawab, 'Tentu saja ada. Siapakah yang bisa menghalangi dirinya dari taubat? Pergilah ke daerah ini dan itu, karena di sana banyak orang yang rajin beribadah kepada Allah Ta'ala. Beribadahlah kepada Allah bersama mereka! Janganlah kamu kembali ke kampung halamanmu, karena itu tempat yang penuh kejahatan,'”demikian Rasulullah menceritakan.

Kisah ini sebenarnya masih berlanjut. Tidak tepat jika semua saya tuliskan di sini. Singkat cerita, si pembunuh pun berangkat. Namun, di perjalanan ajal menjemputnya. Nyawanya diperebutkan oleh Malaikat Rahmat dan Malaikat Azab. Setelah diukur jaraknya, ternyata tempat matinya lebih dekat sejengkal dengan desa baik yang hendak ditujunya. Lantas, ia pun digolongkan sebagai penduduk desa baik tersebut. Atas sebab itulah, nyawa si pembunuh dibawa oleh Malaikat Rahmat.

Mana buktinya jika teman sangat berpengaruh? Cermati perkataan si rahib, karena di sana banyak orang yang rajin beribadah kepada Allah Ta'ala, beribadahlah kepada Allah bersama mereka. Kenapa harus di sana? Karena berkumpulnya teman yang rajin ibadah, menjadikan seseorang lebih mudah melakukan ibadah yang serupa. Karena bersama orang yang taat dia akan diajak taat, dia pun  akan dinasihati jika lalai, dia akan diberi semangat jika tengah malas, bahkan dia senantiasa akan diingatkan adanya negeri akhirat.

Segera, tentukan teman dekatmu, teman yang bisa membawamu ke surga-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar