Senin, 26 Agustus 2019

THE MOST HANDSOME IN THE WORLD #2


 Ya. Nabi Yusuf `alaihissalam. Kisahnya diabadikan dalam Qur`an.  Mulai dari kisahnya dari “ujung kesedihan” sampai “puncak kemuliaan”. Surat di dalam Al-Qur`an yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad ketika mengalami kesedihan yang amat dalam. Sudah ditinggal sang istri tercinta; bunda Khadijah.  Disusul kemudian Abu Thalib, sang pelindung dari  ancaman fisik kafir Quraisy.

Sungguh berat yang dihadapi Rasulullah. Siksaan fisik yang sebelumnya tidak dilakukan kafir Quraisy, setelah sang paman tercinta tiada, mulai Rasul dapatkan. Dengan turunnya Surat Yusuf, Allah tunjukkan kepada Rasul bahwa ada kesedihan yang lebih mendalam dari seorang yang tidak hanya tampan rupa, tapi tampan akhlaknya.

Mulai dari usia kecil dibuang ke sumur oleh saudara-saudaranya sendiri. Kejam. Yusuf dibuang ke sumur. Sendirian,  Yusuf ada di dalam sumur yang gelap, di tengah hutan belantara.

Sesudah itu, dia ditemukan oleh orang yang bukannya bermaksud menolong, tapi dijual dengan harga MURAH sebagai pembantu. Tidak sampai disini saja, sang istri raja ternyata menginginkan Yusuf. Rupa yang begitu tampan, membuat kalangan para wanita di istana terkagum-kagum. Istri raja, ingin mengajak berzina! Yusuf yang saat itu selayaknya lelaki biasa, ia sempat tergoda dengan istri raja. Allah pun beri petunjuk agar ia tidak  melakukan perbuatan hina tersebut.

وَلَقَدْ هَمَّتْ بِهِ ۖ وَهَمَّ بِهَا لَوْلَا أَنْ رَأَىٰ بُرْهَانَ رَبِّهِ ۚ كَذَٰلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ ۚ إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ

Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusuf pun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andaikata dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya. Demikianlah, agar Kami memalingkan dari padanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih. (QS. Yusuf: 24)

Perjalanan Yusuf belum selesai. Setelah itu, ia difitnah “yang mengajak berzina” istri raja. Masuk penjara, bersamaan dengan dua pemuda, dan ia berdakwah di dalamnya. Hingga dengan izinNya, dengan kemampuan menakwilkan mimpi, ia diangkat sebagai menteri terhormat dan naik ke kursi kemuliaan. 

Sungguh, yang paling menyedihkan dibanding kita tidak lebih menyedihkan yang dialami Yusuf. Kalau engkau dalam lembah kesedihan yang amat dalam, ingatlah Yusuf. Pemuda yang setengah ketampanan seluruh lelaki, diberikan kepada Yusuf. Sudah tampan rupanya, tampan pula akhlaknya. Bagaimana dengan kita?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar