Senin, 23 September 2019

(Resume) The Two that Accompany #3


 Oleh: Tim JAN
Dialah Putri Syu'aib. Ada yang berpendapat, dialah Putri seorang Nabi. Nabi Syu'aib. Ada pula yang berpendapat, bapaknya bukan yang dimaksud Nabi Syu'aib. Tapi, orang baik baik di kalangan kaumnya yang namanya Syu'aib.

Kisahnya yang menarik, dimulai saat kedua Putri Syu'aib menggembala hewan ternaknya. Ya. Pekerjaan itu dilakukannya demi bakti kepada bapaknya yang sudah tua. Sang bapak, sudah tidak kuat lagi menggembalakan hewan ternaknya.

Saat keduanya hendak memberi minum hewan ternaknya, mereka mengalami kesulitan. Nabi Musa yang belum lama lari dari Mesir ke Madyan sebagai 'buronan' Fir'aun, melihat keduanya.

Musa berjalan menuju keduanya dengan mendudukkan pandangan. Sikap Nabi Musa pun membuat kesan baik di hati Putri Syu'aib.

Musa itu kuat. Hanya sendirian memindahkan batu yang menutupi sebuah sumur, padahal dengan 10 orang baru bisa terangkat. 

Maka Musa memberi minum ternak itu untuk (menolong) keduanya, kemudian dia kembali ke tempat yang teduh lalu berdoa: "Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku." (QS. Al-Qashas: 24)

Doanya indah bukan? Doa yang didengar oleh Putri Syu'aib. Doa yang membuat Nabi Musa mendapatkan banyak kebaikan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar