Selasa, 10 September 2019

The Fatih of Baitul Maqdis (3)



Oleh: M. Fatan A. Ulum 

Keduanya adalah Yusya' bin Nun dan Kalib bin Yuhanaa. Mereka takut dan patuh pada perintah Allah Ta'ala. Keduanya termasuk dalam 12 orang yang ditugaskan mengintai kondisi musuh.

Maka keduanya pun memberi saran kepada Bani Israil:
"Serbulah mereka melalui pintu gerbang (kota) itu. Maka bila kamu memasukinya niscaya kamu akan menang." Yakni jika kalian menyerbu melalui gerbang kota secara mendadak yang merupakan unsur penting dalam peperangan. Serbulah kaum itu, dan kepunglah mereka di dalam kota.

"Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakkal. Jika kamu benar-benar orang yang beriman". Yaitu dengan jihad yang diwajibkan atas kalian dan memberikan kepada kalian stabilitas serta kehidupan di kota ini, karena tanah ini adalah tanah yang suci dan bersih.

Apakah Bani Israil menerima saran Yusya' dan Kalib?

Tidak. Bahkan dengan dungunya mereka berkata, "Hai Musa, kami sekali-kali tidak akan memasukinya selama-lamanya, selagi mereka ada di dalamnya; karena itu pergilah kamu bersama Rabbmu, dan berperanglah kamu berdua. Sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja." (Q.S. Al-Maidah ayat 24).

Karena penolakannya, Bani Israil pun dikurung di padang pasir nan tandus. Selama 40 tahun lamanya mereka hanya bisa berputar-putar kebingungan di daerah tersebut. .

Waktu terus berjalan. Generasi yang menolak berjuang, satu demi satu, meninggal di padang penantian. Begitu pula para pembimbing setia.

Nabi Harun wafat di padang pasir sekira dua tahun sebelum Musa, dan setelah itu Musa juga wafat di padang pasir tersebut. Sebelum meninggal, Nabi Musa meminta didekatkan dengan Baitul Maqdis. Allah mengabulkan permintaan tersebut. .

Lalu siapa yang membimbing Bani Israil setelah Nabi Harun dan Nabi Musa wafat? .

Dialah Yusya' bin Nun, sang murid utama. Sebagaimana Rasulullah sebutkan dalam hadits hasan yang diriwayatkan Imam Ahmad:

"Sesungguhnya matahari tak pernah ditahan (terbit) untuk siapa pun kecuali bagi Yusya' pada malam-malam dalam perjalanan menuju Baitul Maqdis". (Bersambung).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar